KUNTILANAK digambarkan sebagai sosok hantu perempuan berambut panjang dengan suara tawa menyeramkan. Lalu kenapa kuntilanak selalu tertawa untuk menakut-nakuti manusia?
Kuntilanak tertawa seringkali menjadi pertanda munculnya hantu tersebut. Mereka menampakan dirinya diiringi tawa mengerikan di tempat-tempat terpencil, hutan, atau tempat yang gelap dan sunyi.
Melansir berbagai sumber, alasan mengapa kuntilanak selalu tertawa dikaitkan dengan berbagai keyakinan dan legenda sebagai berikut:
BACA JUGA:
Kesedihan akan kehidupannya di masa lalu
Konon dulunya kuntilanak merupakan wanita hamil yang meninggal dengan cara mengenaskan. Kesedihan yang teramat dalam mengubah wujud mereka menjadi kuntilanak gentayangan.
Tawa mereka yang menyeramkan merupakan bentuk ekspresi emosi yang rumit paduan antara kesedihan dan frustasi.
Kuntilanak tertawa mereka menjadi cara untuk menyampaikan rasa ketidakbahagiaan atau ketidakpuasan terhadap nasib yang mereka alami selama hidup di dunia.
BACA JUGA:
Menggoda mangsanya
Kuntilanak menggunakan tawa menyeramkan untuk menarik perhatian manusia yang berada di tempat sepi. Ketika manusia mendengar suara tawa kuntilanak, mereka mungkin merasa penasaran atau bahkan terpancing mendekati sumber suara.
Setelah manusia mendekat mereka akan menjadi mangsa kuntilanak. Hantu mitologi ini bahkan bisa berubah wujud untuk balas dendam kepada manusia.
Mendakan kehadirannya
Bukan rahasia lagi jika tawa kuntilanak menandakan kehadiran mereka. Ketika seseorang mendengar tawa menyeramkan kuntilanak artinya makhluk ghaib itu sedang berada di lingkungan tersebut.
Kuntilanak tertawa sebagai peringatan bahaya akan kehadirannya. Manusia perlu waspada dan berusaha menjauh ketika mendengar tawa kuntilanak untuk menghindari pertemuan dengan makhluk gaib itu.
Tertawa karena melihat iman lemah manusia
Kuntilanak merupakan makhluk gaib yang sensitif terhadap energi spiritual atau iman seseorang. Tawa kuntilanak yang mengerikan kerap dihubungkan terhadap lemahnya iman manusia.
Ketika iman seseorang rapuh mereka akan muncul dan tertawa untuk menggoda manusia. Kuntilanak menggunakan cara ini untuk menunjukan dominasinya atas rasa takut manusia.
Demikian alasan kenapa kuntilanak selalu tertawa.
(Salman Mardira)