BARU-BARU ini, salah satu netizen bercerita tentang sahabatnya yang meninggal dunia karena gigi berlubang. Netizen yang sekaligus penulis buku, Ade Perucha Hutagaol atau yang dikenal dengan Trinity ini membagikan ceritanya membagikan ceritanya di Twitter.
"Temen gue meninggal karena gigi bolong dibiarin. Beneran? Iya! Baca nih ceritanya," tulis Trinity seperti dikutip dari akun Twitter @trinitytraveler, Jumat (1/9/2023).
Trinity menceritakan temannya meninggal dunia dua minggu yang lalu. Ternyata banyak orang yang penasaran hingga bertanya gimana temannya bisa meninggal karena gigi bolong atau berlubang.
"Gini ceritanya, teman gue ini sakit gigi karena gigi gerahamnya bolong, tapi dia takut ke dokter gigi. Jadi cuma minum obat painkiller dan obat kumur doang," jelas Trinity.
Trinity mengatakan awalnya terapi tersebut membuat kondisi temannya membaik, tapi lama kelamaan pipinya menjadi bengkak. Sayangnya temannya itu masih membiarkan.
BACA JUGA:
"Sampai akhirnya lehernya bengkak dia sangka gondongan. Ke dokter umum. dikasih obat gondongan, ya tentu nggak sembuh-sembuh," ucapnya.
Kemudian setelah satu minggu pipinya masih bengkak hingga bernanah. Akhirnya temannya itu pergi ke UGD Rumah Sakit Carolus, dari sana dirujuk ke RSCM karena kondisinya sudah parah.
"Dia masih sempat urus BPJS, tapi abis itu nggak sadarkan diri sampai masuk ICU," sambungnya.
Dari situ baru ketahuan, temannya mengidap penyakit Descending Necrotizing Mediastinitis (DNM).
Dilansir dari Nih.gov, penyakit tersebut merupakan komplikasi dari infeksi yang berasal dari gigi atau daerah sekitarnya atau peritonsilar. Penyakit ini tentunya sangat fatal dan mematikan.
BACA JUGA:
"Intinya sepengetahuan gue, gigi bolong itu makin parah, bakterinya sampai menggerogoti daging di leher sampai dada, infeksi gitu. Dokter sampai harus ambil daging yang busuk itu jadi dadanya bolong katanya. Dia dibikin nggak sadar juga kadang karena saking sakitnya. Bernapas pakai oksigen, makan pakai sonde, asli nggak sadar di ICU sampai sebulan," tuturnya.
Setelah 28 hari di ICU, tekanan darahnya makin turun sampai 59/20. Dokter sudah nggak bisa berbuat apa-apa. Sampai akhirnya temannya meninggal di depan istri dan anaknya.
Dari kejadian itu, Trinity mengimbau kepada pengikutnya di Twitter untuk tidak menyepelekan gigi bolong atau berlubang.
"Segeralah pergi ke dokter. Perawatan gigi juga perlu rutin ya, jangan nunggu sakit dulu. Semoga kita semua diberi kesehatan. Amin. Please take care of your teeth!," imbuhnya.
Postingan tersebut mendapat banyak respons dari netizen. Bahan sudah mendapat 1400an like dan 900an komentar dari netizen.