Dari segi teknologi, sport clinic di Indonesia juga dinilai sudah sangat memenuhi standar. Bahkan, jika dulunya banyak pasien yang memilih berobat ke luar negeri seperti Filipina atau Singapura, kini mereka bisa mendapatkan pelayanan yang sama di Indonesia.
"Jaman dulu, atlet-atlet basket itu berobatnya di Filipina. Sekarang SDM kita sudah diperbanyak, alatnya juga ditambah. Penggemar olahraga tidak perlu khawatir lagi. Pelayanan kita sekarang kurang lebih sama," kata dr Evan.
"Untuk sport injury sendiri saya juga akan berangkat ke Doha, untuk belajar di salah satu rumah sakit yang ditunjuk oleh FIFA. Rumah sakit ini yang banyak mengoperasi atlet-atlet ternama," ujarnya.
(Leonardus Selwyn)