MENGENAL tipus atau lebih dikenal sebagai penyakit tipes. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri rickettsia atau orientia. Tipes sering kali disebabkan oleh tungau, kutu, atau kutu yang terinfeksi.
Dilansir dari situs WebMD.com pada Rabu (30/8/2023), kebersihan menjadi salah satu cara untuk menghentikan penularan tipes. Sayangnya masih ada saja tempat-tempat dengan sanitasi buruk yang berisiko menularkan tipes dari hewan yang terinfeksi.
Ada tiga jenis utama tipus, masing-masing disebabkan oleh bakteri yang berbeda.
1. Murine Tipus
Murine tipus ditularkan oleh kutu. Kutu tersebut menggigit hewan yang terinfeksi, terutama tikus. Sebagian besar kasus terjadi di Amerika Serikat (AS), beberapa telah dilaporkan di California, Hawaii, dan Texas.
2. Tipus Epidemi
Tipus epidemi adalah kejadian langka yang disebarkan oleh kutu tubuh yang terinfeksi. Salah satu jenis tipus epidemi dapat disebarkan oleh tupai terbang yang terinfeksi. Tapi kejadian ini juga sangat jarang.
3. Scrub Tipus
Scrub tipus disebarkan oleh chiggers yang terinfeksi, atau tungau. Kasus ini terutama ditemukan di bagian pedesaan Asia Tenggara, seperti China, Jepang, India, dan Australia utara.
Dokter dapat dengan mudah mengobati ketiga jenis tipes ini dengan antibiotik. Tetapi seseorang bisa mengalami penyakit serius. Oleh sebab itu pastikan dapatkan perawatan medis sesegera mungkin jika merasa terinfeksi tipus.
Gejala tipus
Dengan segala jenis tipus, seseorang akan mulai merasa sakit sekitar 10 hari sampai dua minggu setelah bakteri tipus masuk ke tubuh. Adapun gejala yang timbul diantaranya:
Penyebab Tipus
Serangga dan parasit lainnya menyebarkan murine dan tipes epidemi ketika mereka menggigit manusia. Mereka juga meninggalkan kotoran yang sarat bakteri pada kulit. Ketika seseorang menggaruk gigitan serangga, maka dapat menyebarkan kotoran yang terinfeksi ke luka gigitan atau luka lain di permukaan kulit.
Kondisi ini dapat memindahkan bakteri tipes ke dalam aliran darah. Seseorang bisa mengalami tipes scrub jika tungau yang terinfeksi bakteri menggigit, bahkan jika seseorang tidak menggaruk gigitannya.