Kisah Dina Sanichar, Bocah Laki-Laki yang Diasuh Serigala hingga Sulit Berdiri Tegak

Endang Oktaviyanti, Jurnalis
Minggu 20 Agustus 2023 08:00 WIB
Dina Sanichar (Foto: Wikipedia.org)
Share :

KISAH Dina Sanichar, bocah laki-laki yang diasuh serigala hingga kesulitan berdiri tegak menarik untuk disimak. Anak ini ditemukan di hutan Uttar Pradesh, India.

Kisah ini berawal dari para pemburu yang menemukan Dina Sanichar yang kala itu berada dalam gua dan dijaga oleh serigala, tepatnya pada 1867. Saat ditemukan, bocah tersebut dalam kondisi terbaring dan langsung dibawa ke panti asuhan terdekat bernama Misi Sikandra.

Selama tinggal di Panti Asuhan Misi Sikandra, Dina Sanichar diberi nama lain yaitu bocah serigala. Alasannya, para misionaris berpikir nama itu cocok untuknya karena mereka percaya jika dia dibesarkan oleh hewan liar dan tidak pernah mengalami kontak manusia selama hidupnya.

 BACA JUGA:

Menurut catatan mereka, perilaku Sanichar lebih mirip hewan daripada manusia. Dia berjalan dengan empat kaki dan mengalami kesulitan berdiri dengan kedua kakinya sendiri. Sanichar makan daging mentah, dan menggerogoti tulang untuk mengasah giginya.

“Sangat mengejutkan ketika melihat Sanichar ternyata berjalan dengan empat kaki,” ujar pengawas panti asuhan, Erhardt Lewis, dikutip dari laman All Thats Interesting.

 

Dina Sanichar 

“Sebelum makan atau mencicipi makanan apapun, Sanichar mencium baunya. Dan ketika mereka tidak menyukai baunya, mereka membuangnya," kata Lewis lagi.

Sulit berkomunikasi seperti manusia

Berkomunikasi dengan Sanichar dirasa sulit karena dua alasan. Pertama, dia tidak berbicalaa dalam bahasa yang sama dengan para misionaris yang merawatnya. Bahkan setiap kali dia ingin mengekspresikan dirinya, dia akan menggeram atau meloling seperti serigala.

 BACA JUGA:

Kedua, dia juga tidak mengerti bahasa isyarat. Orang yang tidak berbicara dalam bahasa yang sama, biasanya dapat memahami satu sama lain hanya dengan menunjuk berbagai objek dengan jari mereka. Tetapi karena serigala tidak menunjuk (atau memiliki jari, dalam hal ini) gerakan universal ini mungkin tidak berarti baginya.

Meski Dina Sanichar akhirnya belajar memahami para misionaris, dia tidak pernah belajar berbicara sendiri dalam bahasa mereka. Mungkin karena suara ucapan manusia terlalu asing baginya.

Semakin lama Sanichar tinggal di panti asuhan, semakin dia mulai berperilaku seperti manusia. Dia belajar bagaimana berdiri tegak, bahkan menurut para misionaris, Dina Sanichar mulai berpakaian sendiri. Beberapa orang mengatakan dia bahkan mengambil sifat paling manusiawi dari semuanya yaitu merokok.

Berkomunikasi dengan Sanichar cukup terasa sulit karena dua alasan. Pertama, dia tidak berbicara dalam bahasa yang sama dengan para misionaris yang merawatnya. Setiap kali dia ingin mengekspresikan dirinya, dia akan mengeram atau melolong laiknya serigala.

Yang cukup menarik, Sanichar bukanlah satu-satunya 'anak serigala' yang tinggal di Panti Asuhan Misi Sikandra saat itu. Informasi dari pengawas Lewis, Sanichar berteman dengan dua anak laki-laki dan satu perempuan lainnya yang juga dikabarkan telah dibesarkan oleh serigala.

Menurut seorang ahli geografi, panti asuhan itu menampung begitu banyak 'anak serigala' selama bertahun-tahun, sehingga mereka tidak lagi kaget ketika ada anak lain yang juga ditemukan di hutan. Justru mereka akan lebih terkejut ketika panti asuhan mendapat pasokan daging setiap hari.

 

Dina Sanichar

Dibuat novel

Faktanya, kisah anak-anak yang dibesarkan oleh serigala telah bermunculan di seluruh India. Dalam kebanyakan kasus, misionaris yang merawat anak-anak adalah satu-satunya sumber, jadi apakah mereka benar-benar liar masih bisa diperdebatkan.

Beberapa percaya bahwa misionaris mungkin telah menemukan mereka untuk perhatian media. Yang lain berasumsi bahwa anak-anak itu mungkin tidak dibesarkan oleh hewan sama sekali, dan mereka sebenarnya memiliki cacat intelektual atau fisik. Dalam hal ini, cerita mungkin dihasilkan dari orang-orang yang lebih menyimpulkan pada perilaku mereka.

Kisah Dina Sanichar ini bahkan menjadi inspirasi Rudyard Kipling untuk menjadi karakter tokoh Mowgli.

Novel Rudyard Kipling The Jungle Book menceritakan kisah Mowgli, seorang anak laki-laki yang ditinggalkan oleh orang tuanya dan dibesarkan oleh serigala. Diajarkan cara hidup menjadi seekor hewan, sehingga dia tidak pernah belajar bagaimana berinteraksi dengan manusia.

Kisah ini pun kemudian diadaptasi menjadi beberapa film oleh Disney, berakhir dengan pesan yang membangkitkan semangat tentang penemuan diri dan harmoni antara peradaban manusia dan alam. Namun, hanya sedikit orang yang tahu bahwa itu didasarkan pada peristiwa nyata yang tragis.

 

Terlepas dari apakah dia benar-benar Mowgli di kehidupan nyata, kisah Dina Sanichar memiliki kesamaan yang mencolok dengan The Jungle Book karya Rudyard Kipling yaitu, ketertarikan kita pada gagasan tentang seseorang yang dibesarkan di dunia yang sama sekali berbeda dari dunia kita.

Itulah kisah Dina Sanichar, bocah laki-laki yang diasuh serigala hingga kesulitan berdiri tegak.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya