Beberapa pengaruhnya, seperti tingkat keparahan penyakit, pelepasan kekebalan, penularan, dan kemampuan tidak terdeteksi.
Subvarian EG.5 merupakan keturunan dari XBB.1.9.2 yang memiliki karakteristik mirip dengan XBB.1.15. Subvarian ini pertama kali dilaporkan pada 17 Februari 2023 dan kini sudah menyebar di 51 negara menurut data GISAID.
Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu negara yang kini tengah dihadang varian tersebut lantaran memicu kenaikan kasus.
Bahkan, rawat inap rumah sakit di AS telah meningkat menjadi 14 persen atau 10.320 kasus dalam seminggu. Meski begitu, jumlah tersebut masih tergolong kecil dibandingkan pada puncak pandemi sebelumnya, seperti varian Omicron hingga Delta di negara itu.
(Dyah Ratna Meta Novia)