“Aborsi meningkatkan 28 persen risiko gangguan kecemasan dan 69 persen perilaku bunuh diri pada wanita,” tambahnya.
Karena itu, edukasi kepada perempuan termasuk anak-anak di bawah umur sangat lah penting terkait bahayanya tindakan aborsi. Dr. Calum juga mengatakan bahwa aborsi bukanlah solusi utama sehingga perlu dipahami oleh para wanita.
(Dyah Ratna Meta Novia)