"Untuk itu kami mulai membenahi area ini dengan merampungkan saung serta membuat pagar-pagar pembatas agar siapa pun yang datang merasa aman," katanya.
Namun, tarif tiket masuk tersebut kini belum diterapkan lagi oleh Ceng Ridwan selaku pengelola setelah beberapa bulan Batu Burung Ayun dibuka untuk umum.
Ia mengaku khawatir karena kawasan ini belum diresmikan, kendati sudah pernah dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman.
"Saat ini Batu Burung Ayun masih dalam tahap persiapan. Kami masih menunggu bantuan pemerintah untuk membenahi kawasan Batu Burung Ayun agar lebih baik lagi. Tapi kami juga masih menerima siapapun yang ingin datang tanpa dikenai tiket masuk," tutup Ceng Ridwan.
(Rizka Diputra)