Puasa hari alternatif
Ada beberapa variasi puasa yang dilakukan pada hari alternatif, biasanya dilakukan dalam dua hari sekali. Bagi sebagian orang, biasanya puasa alternatif tersebut berarti sama sekali menghindari makanan padat atau berat yang dilakukan pada hari puasa, sementara orang lain memperbolehkan hingga 500 kalori.
Pada hari makan, seseorang juga akan lebih sering memilih untuk makan sebanyak yang mereka mau, karena salah satu penelitian mendapatkan bahwa puasa alternatif ini efektif untuk menurunkan berat badan bahkan bisa untuk kesehatan jantung pada orang dewasa yang sehat yang memiliki kelebihan berat badan.
Puasa mingguan 24 jam
Puasa sepenuhnya atau 24 jam dilakukan selama 1 sampai 2 hari sekali dalam seminggu, akan tetapi dikenal sebagai diet East-Stop-Eat, yaitu puasa yang tidak makan makanan selama 24 jam setiap kali.
Banyak orang yang berpuasa dari waktu sarapan ke sarapan selanjutnya atau makan siang ke makan siang selanjutnya. Namun, orang-orang tersebut yang menjalani diet ini dapat minum air putih, teh, dan minuman bebas kalori lainnya selama masa puasa.
Seseorang juga perlu kembali ke pola makan teratur pada hari-hari tidak puasa. Makan dengan cara ini mengurangi total asupan kalori seseorang, tetapi tidak membatasi makanan tertentu yang dikonsumsi individu tersebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)