TERNYATA ada alasan mengapa penumpang diminta untuk melakukan posisi brace saat pesawat dalam keadaan darurat. Pasalnya, hal ini bisa meminimalkan risiko dalam kecelakaan pesawat.
Posisi brace sendiri adalah posisi di mana penumpang harus menekuk punggung dan memposisikan tangan, serta kepala menempel pada sandaran kursi di depan.
Nick Eades, pilot paling berpengalaman di dunia yang menerbangkan pesawat Boeing 747 memberi tahu alasan sebenarnya pentingnya posisi brace.
"Apa yang Anda harus lakukan adalah meminimalisir leher patah akibat dampak kecelakaan tersebut," kata Nick Eades.
"Anda dapat membuat tubuh ke posisi yang paling sedikit mengalami kerusakan. Anda mencoba menghindari gerakan kepala yang tiba-tiba, yang dapat mengakibatkan cedera serius," ujarnya.
Ya hal ini seperti yang digambarkan dalam film Tom Hanks, kala itu pramugari berteriak 'siapkan!' beberapa kali saat pesawat turun, mengimbau penumpang untuk membungkuk di kursi dan meletakkan tangan di atas kepala.
Selain itu, ketika pesawat jatuh, kemungkinan selamat bergantung pada pilihan tempat duduk Anda.
Doug Drury, seorang profesor di Central Queensland University, mengatakan bahwa Anda memiliki tingkat kematian 44 persen jika Anda duduk di kursi lorong di tengah pesawat, dibandingkan dengan duduk di kursi belakang tengah yang hanya 28 persen.
Namun Anda tidak perlu takut, karena pesawat terbang menjadi moda transportasi yang paling aman dibandingkan dengan jenis transportasi lainnya.
Menurut analisis data sensus Dewan Keamanan Nasional AS, kemungkinan kematian di pesawat adalah sekitar 1 banding 205.552, dibandingkan dengan 1 banding 102 untuk transportasi roda empat.
(Simon Iqbal Pahlevi)