POLUSI udara baru-baru ini memang menyita perhatian netizen lantaran diduga mengalami kualitas udara yang buruk di beberapa kota, setelah DKI Jakarta, kini Tangerang Selatan diduga juga menjadi kota yang mempunyai kualitas udara lebih buruk daripada DKI Jakarta.
Hal itu diketahui dari data Air Quality Index (AQI), Kamis (10/8/2023) yang menunjukkan Tangerang Selatan memiliki angka AQI 170, artinya kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara di Tangerang Selatan “Tidak Sehat”.
Dengan angka yang didapatkan menjadikan Tangerang Selatan saat ini menduduki posisi pertama dalam peringkat kota di Indonesia yang memiliki kualitas udara tidak baik.
Sedangkan dalam kualifikasi dunia Indonesia menempati posisi pertama dalam wilayah negara yang memiliki kualitas udara tercemar, hal itu sungguh sangat memperihatinkan karena itu berarti Indonesia dalam kondisi tidak baik-baik saja.
Bahkan data dari Dinas Kesehatan Tangerang Selatan juga mencatat dari awal Januari hingga saat ini sudah sebanyak 29.600 masyarakat terkena Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA).
Lantas, apa saja yang harus kita lakukan agar tetap sehat di tengah polusi udara yang memburuk?
1. Konsumsi air mineral yang cukup
Di tengah polusi udara yang memburuk, penting bagi kita mengonsumsi air mineral yang cukup. Hal ini guna menghidrasi tubuh serta mengeluarkan kontaminasi dari saluran pernapasan dan mata.
Adapun jumlah air mineral yang wajib dikonsumsi per hari setiap manusia berbeda-beda. Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, berikut ini jumlah takaran air yang direkomendasikan untuk masyarakat Indonesia dalam satu hari berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
BACA JUGA:
2. Gunakan masker N95 saat keluar rumah
Untuk mengurangi menghirup udara kotor, alangkah baiknya untuk menggunakan masker 95 saat keluar rumah. Sebab, masker jenis ini dipercaya mampu menyaring udara kotor yang ada. Dengan begitu, udara yang kamu hirup ke dalam tubuh lebih bersih.
3. Minimalisir kegiatan di luar rumah
Dengan keadaan udara yang buruk, alangkah lebih baik untuk meminimalisir kegiatan di dalam rumah. Jika tidak ada hal yang terlalu penting, berdiam dirilah di dalam rumah. Hal ini guna menghindari udara yang tercemar.
BACA JUGA:
4. Gunakan pembersih udara atau air purifier di dalam ruangan
Walaupun sudah di dalam rumah, keadaan udara belum dijamin benar-benar bersih. Untuk itu, tidak ada salahnya jika menggunakan pembersih udara atau air purifier di dalam ruangan. Hal ini berguna untuk menyaring virus dan bakteri yang ada di udara.