5. Kain Poleng
Sebelum memasuki area Candi Cetho, para pengunjung diharuskan untuk memakai kain poleng. Hal ini dikarenakan, Candi Cetho masih sering digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu.
Mirip dengan kain yang digunakan di beberapa tempat wisata di Bali, kain yang digunakan di candi ini juga memiliki motif kotak-kotak yang berwarna seperti catur, hitam dan putih. Tenang saja, pengurus candi akan menyediakan kain poleng untuk setiap pengunjung yang ingin berwisata di Candi Cetho ini.
Namun karena material terebut, para ahli sejarah menduga Candi Cetho sudah ada sebelum masa Kerajaan Majapahit. Karena pada saat itu, Kerajaan Majapahit dibangun menggunakan bata merah dan reliefnya juga cenderung lebih kompleks dan detail dibandingkan dengan relief yang ditemukan di Candi Cetho.
(Rizka Diputra)