Gagahnya Sandiaga Uno Naik Kereta Kencana, Disambut Sholawatan di Desa Wisata Astana Cirebon

Yesica Kirana, Jurnalis
Selasa 08 Agustus 2023 06:30 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno sambangi Desa Wisata Religi Astana di Cirebon, Jawa Barat (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Desa Wisata Religi Astana, di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Sandiaga mendapat sambutan hangat dari warga Cirebon khususnya di Desa Wisata Religi Astana.

Sejak turun mobil, mantan Wagub DKI Jakarta itu disambut dan dipersilakan menaiki kereta kencana sejauh 200 meter untuk menyapa warga yang sudah lama menunggu dari jalan masuk hingga pintu gerbang Makam Sunan Gunung Jati.

Menparekraf, Sandiaga Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

“Sepertinya naik kereta kencana mesti menjadi standar pelayanan di sini. Karena sensasinya lain daripada yang lain. Mungkin bisa dijadikan paket untuk wisatawan menaiki kereta kencana,” kata Sandiaga saat menaiki kereta kencana di Desa Wisata Religi Astana, Cirebon, seperti dikutip dari website Kemeparekraf.

Usai diarak menggunakan kereta kencana, Sandiaga menyempatkan diri berdialog dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Wisata Religi Astana dan mengunjungi stand para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Karena kita bisa melihat dari atas kereta itu jadi pengalaman yang menarik. Apalagi disambut sholawatan sehingga dapat keberkahan juga. Saya merekomendasi wisatawan bisa naik kereta kencana juga sesudahnya disambut dengan berbagai macam kuliner di sini,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno turut didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum; Bupati Cirebon Imron Rosyadi; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Brigjen TNI Ario Prawiseso, langsung menuju ke Makam Sunan Gunung Jati untuk berziarah.

Menparekraf, Sandiaga Uno (Foto: Dok. Kemenparekraf)

Selain itu, beberapa ragam kuliner khas mulai dari empal gentong, docang, nasi lengko, intip (kerak nasi), emping melinjo, emping amba, dan kerupuk rambak ditawarkan untuk memanjakan lidah wisatawan. Namun yang menjadi perhatian Menparekraf adalah toilet bersih yang masih kurang.

“Toilet juga harus diperhatikan nanti kami akan bantu untuk mencari mitra guna membangun toilet bersih di sini,” kata Sandiaga memberi masukan.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya