KRAM perut terjadi akibat kontraksi otot perut yang terjadi secara berlebihan. Alhasil perut akan menegang dan menimbulkan rasa sakit.
Tentunya hal tersebut akan mengganggu penderitanya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meski demikian, penyakit kram perut tidak terlalu serius dan tidak memerlukan diagnosis.
Namun jika kram perut sering terjadi lebih dari satu kali sehari atau sering, maka pemeriksaan dokter diperlukan. Sebab ini bisa menjadi tanda masalah medis yang lebih berbahaya.
Lantas apa saja penyebab terjadinya kram perut? Merangkum dari laman resmi WebMD, Jumat (4/8/2023), berikut ulasannya.
1. Keracunan Makanan
Keracunan makanan dapat menyebabkan kram perut jika makanan tersebut tekontaminasi kuman tertentu. Gejala kram perut baru akan muncul setelah beberapa menit, jam atau hari setelah mengkonsumi makanan yang terkontaminasi tersebut.
Orang dewasa yang lebih tua, anak-anak di bawah usia lima tahun, wanita hamil, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah cenderung lebih berisiko mengalami keracunan makanan.
2. Alergi Makanan
Kram perut juga dapat timbul akibat alergi makanan. Pada kasus ini, sistem kekebalan tubuh akan membuat pertahanan diri dari makanan yang dianggap berbahaya.
Tak hanya kram perut, alergi makanan juga dapat menimbulkan sesak napas, penurunan tekanan darah, dan kesulitan menelan.
3. Intoleransi Makanan
Hal ini terjadi ketika makanan mengiritasi sistem pencernaan dan tubuh sulit untuk memecah atau menerimanya. Dampak yang akan ditimbulkan adalah kram perut, namun gejala tersebut hanya muncul pada makanan yang dikonsumsi pada jumlah besar atau sering memakanannya
4. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Sakit perut juga dapat menimbulkan masalah yang lebih serius seperti sindrom iritasi usus besar atau IBS. Jika Anda mengalami hal tersebut, gejala yang akan muncul adalah kram perut, perut kembung dan diare.
5. Nyeri Haid
Perempuan dalam setiap bulannya mengalami siklus Haid atau Menstruasi dan ketika siklus tersebut berlangsung sering kali mengalami kram pada bagian bawah perut. Hal tersebut terjadi akibat berkurangnya kerja hormon estrogen dan progesteron.
6. Tubuh kekurangan Asupan Cairan (Dehidrasi)
Saat tubuh kekurangan cairan, otot tidak bisa bekerja dengan baik dan akan berakibat pada menegangnya otot perut. Tak hanya kram perut, gejala lainnya juga dapat dirasakan seperti sakit kepala, kebingungan, dan berkurangnya jumlah urin ketika buang air kecil.
7. Mengalami Stres dan Kecemasan
Ternyata ketika kamu sedang mengalami stress dapat mengakibatkan kram perut loh. Hal ini dikarenakan tidak seimbangnya saluran pencernaan hingga dapat menyebabkan ketegangan pada otot perut.
Maka dari itu cobalah mengelola stress dengan cara relaksasi atau melalukan aktivitas positif.
8. Radang Lambung
Penyakit radang lambung berpotensi menimbulkan gejala kram perut yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Ketika mengalami radang lambung Anda juga akan merasakan mual, muntah dan diare.
(Leonardus Selwyn)