PENGALIHAN penerbangan pernah dialami oleh sejumlah maskapai. Biasanya kondisi ini terjadi akibat berbagai faktor. Mulai dari cuaca buruk, masalah mekanis, pemogokan, hingga bencana alam.
Namun, terkadang pengalihan penerbangan membuat pilot kesal, sehingga melampiaskannya dengan hal-hal ‘gabut’. Seperti yang dilakukan pilot pesawat Lufthansa baru-baru ini.
Diduga akibat frustasi karena pengalihan penerbangan, pilot maskapai penerbangan terbesar di Eropa itu malah "bermanuver" pesawat dengan lintasan berbentuk phallic atau menyerupai penis sepanjang 15 mil di awan.
BACA JUGA:
Melansir dari Business Insider, Jumat (4/8/2023), pesawat Lufthansa itu terbang dari Frankfurt, Jerman dan seharusnya mendarat di Sisilia, Italia, pada 28 Juli 2023.
Namun, menurut situs web lalu lintas udara Flightradar24, pesawat diminta untuk mendarat di Malta di tengah penerbangan.
Hal tersebut rupanya disebabkan karena adanya gangguan di tujuan awal penerbangan yang berlokasi Bandara Catania-Fontanarossa.
Lokasi tersebut diketahui sedang mengalami perbaikan setelah insiden kebakaran akibat gelombang panas yang cukup tinggi pada 16 Juli lalu, sehingga merusak bagian terminal utama.
BACA JUGA:
Menurut Data Flightradar24, pasca menerima permintaan pengalihan, pesawat Lufthansa terbang melewati Catania sebelum menghabiskan sekitar 16 menit untuk membuat lingkaran berbentuk penis tersebut di atas laut lepas pantai timur Sisilia.
Pesawat kemudian menelusuri kembali rutenya kembali ke Catania dan melanjutkan ke Malta, di mana maskapai berbasis di Cologne Jerman itu mendarat sekitar 35 menit kemudian.
Meski begitu, sejauh ini masih belum jelas apakah pilot sengaja mendesain bentuk penis tersebut. Meski banyak yang bertanya kepada Lufthansa terkait hal ini, namun pihak maskapai justru sengaja menghindari pertanyaan tersebut dan enggan memberi tanggapan.
Sebaliknya, seorang juru bicara justru mengatakan bahwa pergeseran angin membuat pesawat tersebut tidak memungkinkan untuk melanjutkan pendaratan ke Catania.
"Oleh karena itu, kapten harus menerbangkan holding dan melakukan pendekatan lagi, tetapi tidak berhasil. Dia kemudian terbang ke Malta, mengisi bahan bakar, dan mendekati Catania dari arah yang berbeda,” ujarnya.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya seorang pilot menciptakan pola penerbangan berbentuk phallic alias menyerupai bentuk penis di langit. Awal tahun 2023 lalu, sebuah helikopter Angkatan Bersenjata Malta juga tampaknya sempat menggambar pola serupa di atas Malta saat mengambil jalan memutar.
Dan tahun lalu, sebuah pesawat pengisian bahan bakar Angkatan Udara AS juga pernah tampak menggambar bentuk penis di dekat kota Suriah, di mana menurut laporan BuzzFeed News Rusia memiliki pangkalan angkatan laut.
(Salman Mardira)