KANKER menjadi salah satu penyakit mematikan yang kerap diderita masyarakat dunia. Bahkan hingga saat ini belum ada obat pasti yang dapat menyembuhkan kanker.
Namun, seiring berkembangnya teknologi Peneliti mencoba mengembangkan obat kanker bernama AOH1996 yang diklaim dapat menghancurkan kanker di dalam tubuh. Peneliti mengklaim bahwa penggunaan obat AOH1996 tidak akan merusak sel-sel sehat.
Artinya, angka harapan hidup pasien kanker akan semakin panjang. Menurut laporan New York Post, nama AOH1996 sendiri diambil dari nama pasien kanker asal Indiana yang lahir pada 1996. Gadis itu bernama Anna Olivia Healey.
"Saya ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuk gadis ini," kata Linda Malkas dari City of Hope di Duarte, California, Amerika Serikat, dikutip dari NYpost, Kamis (3/8/2023).
Anna meninggal dunia ketika usianya sembilan tahun akibat kanker neuroblastoma. Kanker jenis itu tercatat hanya menyerang 600 anak di AS setiap tahunnya.
Selain itu, ternyata ada cerita menyentuh di balik pengembangan obat AOH1996. Diketahui kalau Linda bertemu dengan keluarga Anna sebelum gadis itu menghembuskan napas pada 2005.
"Saya bertemu ayah Anna ketika Anna tengah sekarat melawan kanker. Sang ayah bertanya, 'Apakah dirimu bisa melakukan sesuatu terkait neuroblastoma?' sembari memberikan cek sebesar 25.000 dolar AS atau sekitar Rp379,3 juta," kata Linda.
"Dan momen itu mengubah hidup saya," katanya.
Sekadar informasi, AOH1996 bekerja dengan menargetkan protein yang disebut PCNA atau antigen inti sel yang berkembang biak. Dalam bentuk mutasinya, PCNA ini membantu tumor kanker tumbuh dan berkembang.