Kisah Jatuh Bangun Abie Kurniawan yang Kini Rajai Industri Tailoring Lewat Kaye Tailor

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 02 Agustus 2023 22:23 WIB
Kisah jatuh bangun Abie Kurniawan sebelum rajai industri tailoring (Foto: Instagram/@abiekurniawan)
Share :

SETIAP usaha dan kerja keras memang tidak akan mengkhianati hasil. Pesan inilah yang dapat dipetik dari kisah seorang pengusaha muda asal Jakarta, bernama Abie Kurniawan.

Setelah berulang kali bangkrut dan sempat tertipu investasi bodong, Abie akhirnya menikmati buah dari hasil kerja kerasnya. Kini ia memiliki usaha tailor dengan omzet hingga ratusan juta rupiah yang ia beri nama Kaye Tailor.

Gagal investasi

Kesuksesan yang diraih Abie Kurniawan memang tidak didapat secara instan. Ia pertama kali mengenal dunia bisnis saat masih kuliah.

Pada tahun 2017, Abie nekat berjualan rokok elektronik dari hasil uang tabungannya. Mengingat pada saat itu rokok elektronik sedang digemari, keuntungan yang ia terima menyentuh angka hingga Rp1 miliar.

"Waktu itu saya masih berusia 21 tahun dan dapat uang satu miliar hanya dalam kurun waktu 3 bulan saja. Ternyata itu menjadi boomerang buat saya. Saya berpikir bisnis itu mudah banget, karena langsung mendapatkan keuntungan yang besar," ungkap Abie saat ditemui di bilangan Jakarta Pusat.

Alhasil, Abie pun mulai tergiur dengan tawaran bisnis dari sejumlah orang. Ia sempat menjajal bisnis budidaya ikan bandeng, ternak ayam, hingga batu bata. Namun sayang, semuanya berakhir dengan kegagalan.

"Saya jadi merasa paling pintar dan berpikir bahwa berbisnis itu gampang. Tiba-tiba banyak yang datengin saya menawrkan bisnis ini itu. Di atas kertas sih kelihatannya semua baik-baik saja. Tapi kenyataannya berbeda," kata Abie.

"Akhirnya di tahun 2018, saya benar-benar bangkrut dan hancur. Tabungan habis tidak bersisa. Tiap hari saya ke gereja kayak orang stress," timpalnya.

Kaye Tailor lahir

Meski sempat terpuruk hingga nyaris putus asa, pada awal 2019 Abie kembali mendapatkan secercah harapan. Salah satu sahabat kecilnya terus meyakinkan Abie untuk segera bangkit. Dia adalah William Yananto.

William yang memiliki background interior design, sangat peka melihat peluang-peluang bisnis. Dan setelah melakukan riset yang cukup panjang, mereka akhirnya sepakat untuk merintis sebuah usaha baru di bidang tailoring. Dari sinilah cerita Kaye Tailor dimulai.

"Saya luluh karena sahabat saya terus memberi semangat. Kami akhirnya patungan merintis Kaye Tailor dengan modal Rp500 juta. Kebetulan, ayah saya sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia tailor. Sedikit banyak saya belajar dari beliau," terang Abie Kurniawan.

Abie menambahkan, modal awal yang mereka kumpulkan langsung digunakan untuk membuka showroom di kawasan Pantai Indah Kapuk dan membeli stok bahan berkualitas. Sejak awal merintis bisnis tailor, ia bertekad memberikan pelayanan dan produk terbaik kepada para customernya.

"Saya ingin mengedukasi customer Indonesia seperti apa fabric atau bahan yang berkualitas dan cuttingan yang pas. Karena jujur di Indonesia itu susah mendapatkan fabrics yang berkualitas dan bagus," ujar Abie.

Beruntung bagi Abie, ia mendapatkan tawaran kerjasama dengan salah satu produsen wool yang berbasis di Singapura untuk pasar Asia Tenggara, dan masih berlangsung hingga kini.

Nah, untuk menghemat pengeluaran, Abie dan William juga meminta istri mereka membantu menjaga showroom. Proses fitting pun masih mereka lakukan sendiri. Bulan pertama Kaye Tailor beroperasi, mereka langsung kebanjiran 9 pesanan. Padahal harga yang ditawarkan tidak murah mengingat kualitas bahan yang digunakan.

Perlahan tapi pasti, bisnis tailor yang dirintis Abie berkembang pesat. Kaye Tailor bahkan sudah melebarkan bisnis ke industri wedding. "Saya pikir customer Kaye hanya orang kantoran dan hobby jas, ternyata industri wedding juga sangat welcome," imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya