Monumen Kresek, Destinasi Sejarah Saksi Bisu Kebiadaban PKI di Madiun

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 01 Agustus 2023 18:00 WIB
Monumen Kresek di Madiun, Jawa Timur (Foto: IG/@ariefdwieariefdwie)
Share :

BILA mendengar nama Madiun, mungkin Anda akan terngiang dengan kuliner khasnya yaitu pecel. Namun, jangan sampai melewatkan wisata sejarahnya, Monumen Kresek misalnya. Destinasi wisata sejarah ini bisa dijadikan list perjalanan wisata.

Melansir laman Indonesia Tourism, Monumen Kresek berlokasi di Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Monumen ini dibangun karena untuk mengenang sejarah, yakni berkaitan dengan saksi atas peristiwa menegangkan di Madiun karena pembantaian oleh PKI.

Monumen Kresek terdiri dari monumen dan relief peninggalan sejarah tentang kebiadaban PKI pada tahun 1948 di Madiun. Untuk mengenang masa kelam tersebut, maka dibangunlah monumen ini, dimulai pada 1987 dan selesai 1991.

Monumen keganasan PKI ini berdiri di atas lahan 3,5 hektare. Monumen tersebut diresmikan pada 1991 oleh Gubernur Jawa Timur, Soelarso.

Patung Muso dan Kiai Husein (Foto: IG/@eliananggraini)

Di tempat ini terdapat patung besar atau tepatnya ketika Anda memasuki gerbang utamanya. Patung tersebut terdiri dari dua orang, di antaranya posisi sedang memenggal kepala dan satu lagi nampak sedang duduk seakan-akan pasrah akan dipenggal.

Dua orang merupakan patung Muso. Ia adalah pemimpin pemberontakan PKI sedang membawa pedang yang ingin memenggal kepala Kyai yang dikenal dengan nama Husein.

Kyai Husein adalah seorang tokoh agama yang dikenal memiliki kepribadian yang arif dan bijaksana. Kala itu ia juga sebagai anggota DPRD Madiun tahun 1948.

Selanjutnya, di area selatan tepatnya dekat pintu masuk terdapat prasasti batu ukiran nama-nama prajurit TNI Polri, Pamong Praja, Tokoh Masyarakat dan Guru yang gugur dalam pertempuran melawan PKI di Desa Kresek maupun karena dibantai oleh PKI.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya