MENCUCI piring merupakan salah satu pekerjaan rumah tangga yang bisa dibilang semua orang bisa melakukannya. Tampak gampang dikerjakan, tapi tahukah Anda ternyata bisa banyak kesalahan di sana-sini saat dilakukan.
Sayangnya tak banyak orang yang tahu apa saja kesalahan yang sebetulnya jangan dilakukan tersebut. Dilansir dari The Kitchn, Rabu (26/7/2023) berikut enam hal penting yang tak boleh dilakukan saat mencuci piring.
1. Pakai spons yang kotor: Spons menjadi kotor jauh, tandanya mulai berbau atau berubah warna. Ganti spons cuci piring setiap minggu atau lebih untuk mencegah penyebaran bakteri di sekitar piring dan alat-alat makan atau alat masak.
2. Cuci piring pakai tangan telanjang: Mencuci piring disarankan sebaiknya dengan mengenakan sarung tangan. Metode sederhana, tapi pakai sarung tangan dapat membuat tangan Anda lebih lembap dan dalam kondisi yang lebih baik.
Selain itu, sarung tangan akan melindungi tangan dari air yang sangat panas, yang paling baik untuk membuat piring jadi lebih bersih.
3. Cucian kotor tidak direndam: Ini adalah trik untuk menghemat waktu loh! Rapikan dan pisahkan mangkuk atau panci besar yang sudah kotor sebagai wadag perendaman. Isi dengan air hangat dan beberapa tetes sabun. Kemudian rendam barang-barang yang lebih kecil di air sabun ini. Saat tiba waktunya untuk mencuci piring, peralatan yang sudah direndam ini lebih mudah dibersihkan.
4. Merendam barang yang tidak boleh direndam: Peralatan dapur yang terbuat dari besi dan kayu tidak boleh direndam, contohnya pisau. Sebab ini bisa menyebabkan bilah berkarat atau merusak gagangnya (jika terbuat dari kayu). Peralatan seperti ini tidak perlu direndam duluan, langsung dicuci begitu Anda mencuci piring.
5. Pakai sabun terlalu banyak: Pakai sabun cuci piring banyak-banyak memang menggoda, padahal faktanya sebetulnya kita butuh sabun cuci piring ini lebih sedikit dari yang dikira. Supaya mengetahui jumlah yang tepat, cobalah menyemprotkan sabun cuci piring ke dalam mangkuk kecil dan mencampurnya dengan air, lalu celupkan spons ke dalam larutan sabun, proses pembilasan juga akan lebih mudah.
(Rizky Pradita Ananda)