CAVE diving atau menyelam dalam gua bawah air merupakan aktivitas ekstrem yang hanya bisa dilakukan oleh penyelam terlatih. Cave diving memang sangat menantang, tapi seru karena bisa melihat keindahan alam bawah air yang tersembunyi di gua-gua.
Indonesia memiliki banyak gua di bawah laut sehingga jadi spot menarik dijelajah para cave diver. Seperti di Kupang dan Buton, yang kini sudah memiliki operator khusus.
Cave Instructor sekaligus Technical Deep Instructor, Adi Halim mengatakan bahwa cave diving sebagai olahraga berisiko, sehingga penting untuk membekali diri sebelum menyelam.
BACA JUGA:
“Cave diving itu menyelam di tempat yang berbahaya, jadi memang bukan olahraga untuk semua orang,” kata Adi kepada media di Ody Dive Centre baru-baru ini.
Lantas apa saja sih hal yang harus dipersiapkan sebelum cave diving?
Ilustrasi
1. Mental
Hal pertama yang harus dipersiapkan sebelum cave diving adalah mental. Menurut Adi, modal utama saat menyelam adalah tidak panik.
"Kalau sudah ada modal itu dan nggak takut air saat menyelam akan lancar. Yang lainnya akan menyesuaikan," tambahnya.
BACA JUGA:
2. Latihan
Adi mengatakan cave diving sangat berbeda dengan diving di laut, sehingga seorang penyelam harus mengikuti berbagai pelatihan.
"Siapa saja bisa cave diving, asal ada kemauan dan harus pelatihan dulu," ucapnya.
Adi menambahkan cave diving ini cukup unik, karena seorang penyelam menyelam di air tawar yang lebih berisiko karena tidak punya akses langsung naik ke atas.
"Saat berada di gua tidak ada cahaya sama sekali. Kalau terjadi apa-apa kita harus balik ke tempat yang sama. Belum lagu jalur yang dilalui sempit. Untuk itu penting adanya pelatihan," sambungnya.
3. Gunakan pakaian yang pas
Seorang cave diver penting untuk mengenakan pakaian menyelam yang pas dan nyaman di tubuh ketika menyelam.
"Kalau kebesaran juga bikin nggak nyaman saat diving. Jadi sebaiknya pakai pakaian yang pas. Kalau pakai produk Razor, misalnya kebesaran bisa dikecilkan. Pakaian selam bisa dibawa ke Ody Dive Centre dan dilakukan penyesuaian. Prosesnya hanya 40 menit," tutur Representative Divebiotics, Donny Priandono.
4. Pilih tangki udara dengan kualitas terbaik
Selain pakaian, alat menyelam juga harus dipilih yang aman dan nyaman ketika berada di dalam gua, salah satunya tangki udara. Instruktur cave diving HP Hartmann mengatakan seorang penyelam di gua membutuhkan sistem manajemen tangki yang ringan dan memiliki kapasitas udara yang banyak.
"Hal ini sangat membantu ketika seorang penyelam melewati celah-celah lubang yang ada di dalam gua saat menyelam. Jika biasanya seorang penyelam menyimpan tangki di bagian pundak (back mount), kini ada opsi lain penyimpanan tangki, yaitu diletakkan sejajar di samping tubuh (side mount)," tuturnya.
Lebih lanjut Hartmann mengatakan, menyelam dengan posisi tangki sejajar dengan tubuh akan membuat daya dorong di dalam air jauh lebih mudah. Dengan begitu, penyelam bisa lebih santai dan nyaman saat menyelam.
"Razor Side Mount, sebuah inovasi baru di dunia diving yang memungkinkan para penyelam untuk membawa tabung oksigen mereka. Kelebihan pakai tangki di samping tubuh yaitu, kita bisa melepas tangki dan memasukkan tangki satu persatu ke dalam lubang gua terlebih dahulu. Kondisi ini, biasanya dilakukan ketika seorang penyelam merasa barang bawaannya terlalu lebar dan tidak memungkinkan masuk melewati lubang goa,” terangnya.
Para penyelam yang melakukan eksplorasi gua di bawah air membutuhkan sistem manajemen tangki oksigen yang seringan mungkin, serta dengan kapasitas udara yang banyak dan tingkat mobilitas tinggi, sehingga mampu melewati celah-celah gua.
(Salman Mardira)