KISAH cinta dari Huang Hua, mantan ratu bulu tangkis China yang juga dikenal sebagai rival Susy Susanti bersama pria asal Indonesia akan dibahas singkat dalam artikel ini.
Pencinta bulu tangkis sejak dulu, pasti familiar dengan nama Huang Hua. Ya, sama halnya dengan Susy Susanti, Huang Hua adalah ratu bulu tangkis di negara asalnya China. Menariknya, jika dulu beradu skill di lapangan sebagai atlet bulu tangkis terbaik di Olimpiade 1992, saat ini justru Huang Hua diketahui merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
Perjalanan Huang Hua jadi WNI berawal dari kisah cintanya dengan pria Indonesia asal Klaten alias sang suami, yakni Tjandra Budi Darmawan. Keduanya diketahui pertama kali bertemu saat keduanya tengah berada di Malang, Jawa Timur.
Huang Hua dan Tjandra bisa saling berkenalan satu sama lain, berkat andil sang pelatih kala itu, yakni Chen Yu Niang yang sudah mengenal Indonesia karena pernah tinggal di Tanah Air.
Gelaran ajang Indonesia Open 1991 di Malang lah yang menjadi pintu pembuka kisah cinta Huang Hua dan Tjandra. Saat itu Chen memperkenalkan Huang Hua dengan Tjandra di Klaten, yang merupakan masih satu kerabat dengan Chen.
Huang dan Tjandra pun berkenalan, dan di sini lah Tjandra yang pertama kali menaruh hati pada Huang. Demi bisa kembali bertemu gadis impiannya, Huang Hua, Tjandra tak ragu sering pergi ke China.
Kegigihannya tak hanya sampai situ, bahkan Tjandra rela belajar bahasa Mandarin berbulan-bulan, demi bisa berkomunikasi lancar dengan Huang Hua. Tak sia-sia, sejak saat itu hubungan Tjandra dengan Huang Hua pun semakin dekat
(Foto: Youtube Huang Hua)
Momen Huang Hua jatuh sakit karena mengidap penyakit infeksi pankreas, sampai membuat rival Susy tersebut dirawat di rumah sakit tak membuat Tjandra menyerah. Justru di sinilah ia melamar Huang Hua dan akhirnya keduanya pun memutuskan menikah pada 1993.
Pasca resmi jadi pasangan suami-istri, Tjandra mencoba memboyong Huang Hua ke Indonesia. Meski awalnya sulit, mengingat pada tahun itu persaingan ketat bulu tangkis Indonesia dengan China, bahkan Tjandra sempat dituduh sebagai pengkhianat.
Akhirnya Huang Hua memilih gantung raket, pensiun sebagai pebulu tangkis setelah menjadi istri Tjandra. Pasangan ini sempat bermukim di Amerika Serikat sambil mengeyam pendidikan.
Beberapa tahun setelahnya barulah Tjandra dan Huang Hua memberanikan diri untuk pindah ke Klaten dan bahagia bersama ketiga anaknya. Kini sudah hampir 30 tahun Huang Hua tinggal di Klaten dan menikmati kehidupan barunya dengan berstatus sebagai WNI.
(Rizky Pradita Ananda)