4 Taman Air Bersejarah Peninggalan Raja Nusantara, Nomor 1 Pernah Dihancurkan Pasukan Inggris

Farid Maulana Faqih, Jurnalis
Rabu 12 Juli 2023 07:03 WIB
Taman Narmada di Lombok, NTB (Foto: dok. Suadi Mr)
Share :

INDONESIA punya banyak tempat bersejarah dengan cerita yang melegenda dan bisa menjadi pilihan wisata yang menarik. Misalnya taman air para raja-raja nusantara zaman dulu.

Tempat ini adalah salah satu bukti rekam jejak para raja dalam melakukan kegiatan sosial di kerajaan.

Kini taman tersebut telah dijadikan objek wisata dan terus dilestarikan keberadaannya.

Berikut 4 destinasi taman air para raja terdahulu yang dijadikan tempat wisata. Bisa dikunjungi untuk memahami kisah hidup pemimpin sejarah pada masanya.

1. Taman Sari Yogyakarta

Taman Sari Yogyakarta atau istana air terletak di Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta. Dalam situs resminya disebutkan, taman ini dibangun pada era pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I pada 1758-1765.

Namun, bangunan ini sempat hancur karena diserang pasukan Inggris. Kemudian pada 1970-an taman ini kembali dibuka.

Taman Sari Yogyakarta (Foto: Kurik Saja)

Di dalam taman ini terdapat peninggalan bersejarah berupa gedung, kolam pemandian, kanal air, jembatan gantung, danau dan pulau buatan, serta Lorong bawah air.

Arsitektur dan relief setiap sudut taman memadukan gaya khas Islam, Hindu, Buddha, China, dan Eropa. Tempat ini menjadi saksi kejayaan Keraton Yogyakarta yang dulu digunakan sebagai tempat peristirahatan, pertahanan, ibadah, dan tempat bersemedi bagi raja.

Tidak hanya peninggalan sejarah yang menarik untuk didapati, di tempat ini pengunjung juga dapat mengetahui pola kehidupan lama yang diterapkan raja bersama keluarganya.

Mulai dari mengenal ritual agama, seni budaya, serta kegiatan sosial raja. Konon menurut penuturan masyarakat, Taman Sari juga digunakan sebagai tempat pemandian permaisuri dan para putri raja.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya