Ini termasuk kolam Al-Muazzam dan stasiun kereta api Hijaz. Batu berukir kuning kemerahan digunakan untuk membangun benteng, yang menyandang empat prasasti pondasi.
Pintu masuk besar khas Al-Muazzam Fort mencakup lengkungan dan bukaan pertahanan.
Benteng ini dikunjungi oleh banyak pelancong dan penjelajah terkenal, termasuk Julius Oetting dari Jerman pada tahun 1301 Hijriah atau 1884 Masehi.
Dia datang didampingi oleh Charles Huber dari Prancis. Perjalanan itu didokumentasikan dalam buku “A Journey in the Arabian Peninsula.”
(Salman Mardira)