"Makanya di KTT Asean 2023, kami mengusulkan untuk upaya identifikasi semua hewan yang berisiko membawa patogen berbahaya ke manusia," ungkap Menkes.
"Dari hewan itu, kita identifikasi juga top 3 patogen yang paling memungkinkan loncat ke manusia. Hewan yang diambil juga yang paling dekat dengan manusia, seperti kucing, anjing, burung, atau ayam," sambungnya.
Dengan begitu, diharapkan lompatan patogen dari hewan ke manusia bisa dicegah. Alhasil, kemunculan penyakit baru atau pandemi di Indonesia bisa diminimalisir.
"Dari proses idemtifikasi itu, kami lakukan whole genome sequencing. Dari sana akan bisa dibuat vaksin dan obatnya," tambah Menkes Budi.
(Helmi Ade Saputra)