Begini Tahapan Gejala Pasca-Terkena Gigitan Anjing Rabies

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Minggu 02 Juli 2023 07:47 WIB
Rabies (Foto: Palermo law group)
Share :

KINI rabies menjadi penyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Apalagi Bali sudah zona merah rabies. Di Indonesia, penyebab tertinggi terjadinya rabies yakni diakibatkan oleh gigitan anjing. Proses terkena gejala rabies pun terbilang cukup cepat.

Jika tidak ditangani secara tepat dan cepat, hanya dalam kurun waktu 2-4 hari, nyawa seseorang yang terkena gigitan rabies bisa terancam.

 

Namun, pada umumnya, gejala penyakit rabies terbagi menjadi beberapa tahapan, yakni masa inkubasi, periode prodromal, gangguan neurologis akut, hingga berujung kematian.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Infekdi dan Penyakit Tropis IDAI, DR Dr Novie Homenta menjelaskan, masa inkubasi merupakan masa dimana seseorang yang terkena gigitan anjing rabies belum menimbulkan gejala.

“Di masa inkubasi inilah yang sebenarnya sangat dianjurkan agar jika setelah terkena gigitan anjing rabies, langsung mendapatkan pertolongan pertama dan penanganan medis segera,” ujar Dr. Novie.

Dr.Novie melanjutkan, masa inkubasi umumnya berlangsung selama 35 hingga 65 hari, sampai munculnya gejala pertama. Sayangnya, ketika gejala telah muncul, biasanya penyakit rabies telah masuk ke kategori fatal.

“Karena kalau sudah bergejala itu risiko kematian bisa 99,9 persen,” imbuhnya.

 BACA JUGA:

Lalu, ketika memasuki periode Prodromal, pengidap penyakit rabies akan merasakan beberapa gejala awal, seperti demam tinggi, kecemasan berlebih, sakit tenggorokan, mual disertai muntah.

 BACA JUGA:

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya