8 Cara Mengobati Asma, Salah Satunya Yoga!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Senin 26 Juni 2023 17:01 WIB
Asma (Foto: Freepik)
Share :

8 CARA mengobati asma sebaiknya diketahui oleh masyarakat. Asma sendiri diketahui sebagai kondisi saluran udara (pernapasan) menyempit, membengkak, dan menghasilkan lendir ekstra. Hal ini dapat membuat sulit bernapas.

Dengan kondisi tersebut, memicu seseorang batuk, dan mengi saat menghembuskan napas dan sesak napas yang bisa ganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan bisa mengancam nyawa.

 

"Asma tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya bisa dikendalikan. Karena asma sering berubah dari waktu ke waktu, penting untuk bekerja sama dengan dokter untuk melacak tanda, gejala dan menyesuaikan perawatan yang sesuai kebutuhan," keterangan dalam Mayoclinic

Sementara untuk mengobati penyakit asma terbilang banyak caranya, mulai dari obat-obatan oral atau diminum, semprot, dihirup dan terapi sampai alami.

1. Obat oral

Obat Theophylline (Theo-24, Elixophyllin, Theochron) adalah pil harian bantu menjaga saluran udara tetap terbuka, dengan mengendurkan otot di sekitar saluran udara. Ini tidak digunakan sesering obat asma lainnya dan memerlukan tes darah rutin.

2. Pereda cepat

Obat asma yang dinilai bantu meredakan penyakit asma dengan cepat salah satunya, albuterol ProAir HFA, Ventolin HFA, lainnya) dan levalbuterol (Xopenex, Xopenex HFA).

Obat ini diambil yang bentuknya penghirup genggam portabel atau nebulizer, mesin yang mengubah obat asma menjadi kabut halus. Mereka dihirup melalui masker wajah atau corong.

3. Suntikan alergi

Saat anda mengalami asma karena alergi sesuatu, suntikan alergi atau imunoterapi cukup membantu sakit anda. Suntikan alergi secara bertahap mengurangi reaksi sistem kekebalan terhadap alergen tertentu. Anda biasanya menerima suntikan seminggu sekali selama beberapa bulan, kemudian sebulan sekali untuk jangka waktu tiga sampai lima tahun.

 BACA JUGA:

4. Kortikosteroid inhalasi (obat jangka panjang)

Mengingat penyakit asma ada tingkatannya, kondisi tertentu bisa saja anda membutuhkan obat jangka panjangn dengan Termoplasti bronkial. "Itu tidak tersedia secara luas atau tepat untuk semua orang," keterangan dalam Mayoclinic

Selama termoplasti bronkial, dokter Anda memanaskan bagian dalam saluran udara di paru-paru dengan elektroda. Terapi ini umumnya dilakukan selama tiga kunjungan rawat jalan.

 BACA JUGA:

 

5. Akupuntur

Penyakit asma ternyata dalam mengobatinya juga bisa lewat akupunktur. Perawatan tradisional Tiongkok ini dilakukan dengan memasukkan jarum tipis ke titik-titik tertentu di tubuh.

Melansir dalam WebMD kalau ada beberapa orang dengan asma mengatakan bahwa akupunktur meredakan gejala mereka, tapi hanya ada sedikit bukti akupunktur bekerja sebagai pengobatan asma.

6. Atur Pola Makan

Pengobatan lain untuk penyakit asma diketahui juga bisa dengan mengatur pola makan atau diet. Menurut beberapa penelitian telah menemukan manfaat bagi penderita asma yang mengikuti diet Mediterania.

Diet ini melibatkan banyak buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat seperti minyak zaitun. Kemudian, makan lebih banyak ikan dan unggas berlemak daripada daging merah.

"Para ahli menganggap diet ini membantu mengatasi gejala asma karena membantu melawan peradangan di tubuh," keterangan dalam WebMD

7. Olahraga Yoga

Olahraga Yoga juga jadi salah satu rekomendasi untuk bantu mengobati penyakit asma. Mengingat sres dapat memicu gejala asma, dengan latihan pernapasan digunakan dalam yoga diharapkan membantu beberapa orang dengan asma mengontrol pernapasan dan menghilangkan stres, pemicu asma.

8. Mengurangi Berat Badan

Penurunan berat badan (BB) juga jadi salah satu saran untuk bantu mengobati penyakit asma. Kebanyakan orang memiliki BB ekstra membawanya di tengah tubuh mereka dapat membuat paru-paru Anda lebih sulit bekerja.

"Menurunkan berat badan bisa meningkatkan volume paru-paru dan menurunkan kemungkinan kondisi memperburuk asma, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Ini juga membuat olahraga lebih mudah, dapat memperbaiki gejala asma Anda," keterangan dalam WebMD

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya