Terkait prosesnya, Warner Hartl menjelaskan bahwa dia menggunakan air mengencerkan 'bahan' dan mendapatkan warna yang berbeda.
"Saya mulai mencoret-coret menggunakan sapuan kuas yang sangat kering dan lembut. Kemudian, saya menggunakan bahan yang encer untuk warna terang, saya menggunakan bahan tersebut tanpa campuran air untuk warna gelap," tutur Hartl.
Sementara itu, Hartl menjelaskan, bahwa lukisan monokromatiknya tidak berbau sama sekali, setelah beberapa hari hingga dua minggu. Hal itu seakan menepis anggapan banyak orang tentang kotoran sapi.
"Kalau basah, catnya agak bau, tapi kalau sudah benar-benar kering, tidak bau lagi," kata sang seniman,
(Salman Mardira)