Dikutip dari Antara, Dokter Novie menjelaskan, secara teori bila angka GHPR meningkat, maka jumlah kasus anak-anak yang digigit oleh hewan maupun berisiko terpapar rabies, juga ikut meningkat. Meski demikian sejauh ini, kata Novie, belum ada laporan kasus kematian pada anak-anak.
"Secara umum 40 persen terjadi pada anak-anak, tapi, belum ada laporan kasus kematian," Novie menjelaskan.
"Rabies memang mematikan, namun, dapat dicegah melalui kewaspadaan dini kita semua," kata Novie menutup paparan.
(Dyah Ratna Meta Novia)