Jelajah Laut Dalam, Jenis Wisata Baru Kaum Berduit

Siska Maria Eviline, Jurnalis
Kamis 22 Juni 2023 19:36 WIB
Jelajah laut dalam, wisata baru kaum berduit.
Share :

Wisata Laut Dalam

Bagi sebagian orang, menjelajahi laut dalam menggunakan kapal kecil mungkin bukan ide menarik. Namun hobi baru ini ternyata menjadi bisnis potensial karena digemari para konglomerat.

Beberapa konglomerat, seperti sutradara kenamaan James Cameron, menjadi investor produsen kapal selam wisata bernama Triton Submarines. Satu unit kapal selam wisata itu dibanderol seharga USD2,5 juta-USD40 juta (Rp37,3 miliar-Rp598 miliar).

Dengan harga yang terbilang sangat wah tersebut, maka pembeli akan mendapatkan kapal dengan cat khusus, tempat duduk kulit, hingga pelatihan untuk pilot, operator, dan lima kru.

Selain Cameron, penyelam dunia Victor Vescovo juga turut mencicipi bisnis tersebut. Pada 2020, dia menyewakan kapal selam Triton miliknya seharga USD750.000 (Rp11,21 miliar) per orang untuk menjelajah Palung Mariana sedalam 11.760 meter.

Mengutip The Points Guy, kapal selam bernama ‘The Limiting Factor’ itu memiliki dua tempat duduk, tiga view ports, kamera high-definition, dan 10 set lampu LED yang menerangi area di sekitar kapal.

Perjalanan menjelajahi Palung Mariana umumnya memakan waktu hingga 14 jam dimulai dengan perjalanan turun selama 4 jam. Di dasar laut, penumpang bisa mengeksplorasi kondisi sekitarnya selama 4-6 jam, sebelum naik ke permukaan yang juga membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

Berwisata menggunakan kapal selam berarti setiap penumpang harus siap berada di ruang sempit dan gelap selama berjam-jam. Kebutuhan untuk buang air pun hanya dilakukan di sebuah tas dan botol khusus.

Namun Victor Vescovo kemudian menjual kapal selam The Limiting Factor miliknya untuk sebuah proyek ilmiah. Namun begitu, dia dianggap sukses memperkenalkan laut dalam sebagai ‘wisata’ bagi orang berduit.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya