Bebas Visa 159 Negara Dicabut, Sandiaga Sebut Kurang Efektif Datangkan Wisatawan Berkualitas

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 19 Juni 2023 21:10 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Okezone.com/Sukardi)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa pemerintah hanya menghentikan kebijakan bebas visa kunjungan (BVK) untuk 159 negara, bukan mencabut visa on arrival (VOA).

"Jadi bukan visa on arrival, tapi visa bebas kunjungan. Jadi bebas kunjungan itu kepada 159 negara, dan waktu selama pandemi itu disuspensi," kata Sandiaga dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta, Senin (19/06/2023).

 BACA JUGA:

Sebanyak 159 negara yang tak dapat lagi visa bebas kunjungan ke Indonesia semuanya berada di luar ASEAN.

 

Sementara untuk negara ASEAN seperti Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam, visa bebas kunjungan masih diberlakukan yakni dengan syarat memiliki paspor yang masih berlaku dan tiket keberangkatan yang sudah dikonfirmasi.

 BACA JUGA:

Keputusan tersebut hasil penelusuran dari Kemenparekraf, Kemenkumham dan Imigrasi bahwa saat ini kurang efektif dalam mendatangkan wisatawan berkualitas dan masa tinggal lebih lama serta berkelanjutan jika terus diberlakukan.

"Oleh karena itu nanti akan diterbitkan kebijakan baru, agar membuka lebih banyak membuka peluang wisatawan yang lebih lama, dan pengaruh belanjanya ke ekonomi lokal lebih besar," tuturnya.

Salah satunya dengan memberlakukan visa emas yang harus bayar dengan biaya tertentu dan bisa tinggal lebih lama. 

"Mungkin dengan visa yang diterbitkan dengan lama waktu tertentu dan bisa multiple entry," tambahnya.

 

Sementara itu untuk Golden Visa berlaku 10 tahun, dan dapat diterbitkan 1 hingga 2 tahun. Untuk itu, lanjut Sandiaga, dengan multiple entry bisa lebih efektif untuk menjaring wisatawan yang berkualitas

"Lebih lama masa tunggalnya, lebih banyak spending ke UMKM," terangnya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya