MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa menngurus perizinan untuk menggelar event seperti konser di Indonesia masih sulit. Hal itu jadi salah satu sebab konser Coldplay di Jakarta hanya bisa digelar sehari.
Sementara di Singapura awalnya konser Coldplay dijadwalkan empat hari. Belakangan sudah ditambah lagi jadi lima hari pada Januari 2024.
"Salah satu yang pertama diungkap itu adalah perizinan," kata Sandiaga Uno dalam Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta (19/06/2023).
BACA JUGA:
Konser Coldplay di Jakarta akan berlangsung 15 November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Sandiaga semula berupaya agar Coldplay mau memperpanjang masa konsernya di Jakarta, tapi itu tidak berhasil.
Menurut Sandiaga, belajar dari kasus tersebut pihaknya akan berupaya mempercepat proses perizinan. Pemerintah sedang menggodok perizinan event satu pintu dan secara digitalisasi.
BACA JUGA:
Sandiaga juga mengakui, bahwa perizinan konser atau kegiatan event di Singapura lebih cepat daripada di Indonesia. Namun saat ini Indonesia tengah mengupayakan, agar konser Coldplay ditambah satu hari. Sehingga masyarakat bisa menyaksikan penampilan band asal London tersebut, serta tidak terlalu terdampak terhadap kunjungan wisatawan.
"Ini kita akan mengajukan satu hari lagi tambahan, agar bisa dipenuhi. Sehingga dampaknya tidak terlalu turun untuk kunjungan wisatawan," terangnya.
Sandiaga bilang, dengan adanya konser Coldplay selama 5 hari di Singapura pihaknya akan membuat startegi khusus. Sehingga nantinya wisatawan akan ditawarkan paket-paket wisata ke Batam dan Bintan.
"Kita harus seriuskan lagi paket -paket wisatawan di Batam Bintan,untuk menjadi wisatawan ingin menonton Coldplay itu," terangnya.
Sementara itu, adanya event tersebut ini peluang agar destinasi wisata di Indonesia yang dekat dengan Singapura seperti Batam dan Bintan semakin ramai dikunjungi wisatawan yang akan serta usai menyaksikan konser Coldplay.
"Sehingga Batam dan Bintan dapat limpahan kunjungan wisatawan," pungkasnya.
(Salman Mardira)