Setelah virus rabies mencapai otak dan berkembang biak di sana menyebabkan radang otak, ia berpindah dari otak ke kelenjar ludah dan air liur. Setelah virus berkembang biak di otak, hampir semua hewan mulai menunjukkan tanda-tanda awal rabies.
Sementara itu, manusia biasanya terkena rabies dari gigitan hewan yang terinfeksi rabies, jarang bagi orang untuk terinfeksi rabies dari paparan non-gigitan. Penularan virusnya bisa dari goresan, lecet, atau luka terbuka yang terkena air liur atau bahan menular lainnya dari hewan rabies.
(Dyah Ratna Meta Novia)