Screen Time Bermain Gawai Ternyata Bikin Kulit Stres, Kok Bisa?

Pradita Ananda, Jurnalis
Kamis 15 Juni 2023 11:00 WIB
Stres kulit karena paparan blue light perangkat gawai, (Foto: Freepik)
Share :

SCREEN time bermain atau menggunakan gawai yang terlalu banyak, bukan hanya bisa membuat sakit kepala, mata kering, atau pun iritasi pada mata.

Waktu kita terpapar layar perangkat gadget seperti ponsel pintar, tablet atau ipad ini juga berdampak pada organ terbesar tubuh Anda. Ya, saat kita scroll ponsel atau tablet setiap waktu setiap harinya, banyak orang awam yang tak sadar ini ternyata juga merusak kulit.

Dijelaskan Dr. Sushma Yadav, dokter kulit dan ahli kosmetologi, rusaknya kulit karena penggunaan perangkat gawai ini disebabkan karena pengarih blue light atau cahaya biru dari perangkat gawai itu sendiri.

“Cahaya biru atau cahaya tampak berenergi tinggi dari gadget elektronik kita berpotensi sama berbahayanya dengan paparan sinar matahari,” ujar Dr. Sushma, mengutip Times of India, Kamis (15/6/2023)

“Artinya ini mendorong stres pada kulit, yang pada akhirnya menyebabkan penuaan. Saya sering mendapati banyak pasien dengan hiperpigmentasi di sekitar mata, kulit kusam yang tampak lelah dengan perubahan tekstur kulit, garis-garis halus, dan sebagainya,” jelas dokter yang juga merupakan ahli bedah transplantasi rambut tersebut.

Sementara itu dokter kulit Dr. Nishita Ranka menyebutkan dampak sinar yang dipancarkan oleh perangkat elektronik, yang dikenal dengan High-Energy Visible (HEV) atau sinar biru, menurutnya masih terus dipelajari.

Penelitian menunjukkan memang paparan blue light dalam waktu lama bisa menyebabkan penuaan kulit, hiperpigmentasi, dan potensi stres oksidatif. Namun di sini maksudnya, bagaimana atau seberapa tingkat kerusakan kulit akibat HEV ini belum sepenuhnya dipahami.

“Pengalaman saya, memang banyak menjumpai pasien punya masalah kulit terkait perangkat elektronik, seperti peningkatan sensitivitas kulit, kulit kering, atau warna kulit yang tak rata,” tutur Dr. Nishita.

“Menurut saya, penelitian lebih lanjut tentang hal ini tetap diperlukan untuk dapat kesimpulan yang pasti. Tapi memang, baiknya melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalkan potensi bahaya dari layar gadget ini,” pungkasnya.

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya