Gawat, Orang Indonesia Masih Kurang Makan Sayur!

Santi Siera, Jurnalis
Rabu 14 Juni 2023 14:30 WIB
Chipostle brisket enslada (Foto: Santi)
Share :

PARA dokter, ahli gizi maupun pakar kesehatan tak pernah lelah mengingatkan kita agar selalu mengkonsumsi sayur-mayur dalam porsi makanan sehari-hari. Namun, faktanya masih banyak di antara kita yang tidak doyan makan sayur.

Padahal aneka macam sayur mengandung banyak nutrisi dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Selain itu, sayur mengandung banyak serat serta juga bisa menjadi sumber karbohidrat bagi tubuh. Banyak makan sayur membuat sistem pencernaan dan metabolisme tubuh kita jadi lebih sehat. Bahkan Kemenkes (Kementerian Kesehatan RI) mengimbau agar kita selalu mengutamakan asupan gizi seimbang demi meraih kesehatan.

 

Dalam panduan Piring Sehatku versi Kemenkes bahkan juga menganjurkan agar tubuh sehat, kita wajib mengonsumsi asupan gizi seimbang. Dalam panduan Piring Sehatku itu, kita dianjurkan untuk mengisi ½ piring dengan sayur, ¼ piring protein dan ¼ piring karbohidrat. Bila aturan ini dilanggar, tentu saja terjadi ketidakseimbangan jumlah gizi yang dikonsumsi, bisa terlalu sedikit atau malah terlalu banyak. Akibatnya, tubuh bisa terlalu kurus atau malah kelebihan berat badan dan tentu saja bisa memicu beragam gangguan kesehatan mulai dari penyakit diabetes, kolesterol, hingga jantung.

“Berdasarkan angka Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, terlihat fakta bahwa 95 persen orang Indonesia kurang mengkonsumsi sayur . Padahal Riskesdas sebelumnya, jumlah orang Indonesia yang tidak makan sayur masih lebih sedikit, 93 persen. Jadi, ini fakta yang cukup mengkhawatirkan karena semakin bertambah tahun, kok malah makin banyak orang Indonesia yang tidak mengkonsumsi sayur,” ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM dalam sebuah acara talkshow berkaitan dengan peluncuran gerai Salad Stop! Concept Store 2.0 di Central Market PIK.

Lebih jauh dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM mengungkap, “Saat ini kondisi masyarakat Indonesia kurang mengkonsumsi sayur dan buah. Jika dulunya kita mengenal empat sehat lima sempurna, seiring dengan berkembangnya ilmu dan pengetahuan konsep tersebut sudah kurang relevan. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyarankan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50% sayur dan buah serta 50% sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.”

 BACA JUGA:

Pada kesempatan itu, Donny Kusuma, Marketing Manager Salad Stop! Sekaligus penggiat olahraga lari marathon memaparkan, “Masih banyak di antara kita yang menganggap makanan sehat apalagi yang makanan yang mengandung banyak sayur itu biasanya kurang enak atau kurang lezat. Padahal, kami di sini menyadari pentingnya asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak hanya harus memiliki unsur yang dibutuhkan tubuh namun juga nikmat sehingga bisa menambah nafsu makan ketika menyantapnya. Untuk itu, setiap menu yang kami sajikan kami hitung asupan nutrisinya.”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya