Melansir dari laman Yankes Kementerian Kesehatan kalau angka kejadian ROP di Indonesia pada tahun 2016 – 2017 sebesar 18% pada bayi yang lahir di usia kehamilan < 28 minggu, 7% pada bayi yang lahir di usia kehamilan 28 – 32 minggu, dan 3.8% pada bayi yang lahir di usia kehamilan > 32 minggu.
"Kebutaan pada ROP dapat dicegah dengan melakukan skrining di waktu yang tepat untuk menegakkan diagnosis dan memberikan tatalaksana yang adekuat," keterangan dalam website.
Perlu diketahui, skrining ROP mulai dilakukan tergantung dari usia kehamilan. Saat bayi lahir di usia kehamilan > 30 minggu, skrining dilakukan 2-4 minggu setelah kelahiran. Jika bayi lahir di usia kehamilan ≤ 30 minggu, skrining dilakukan 4 minggu setelah kelahiran.
(Dyah Ratna Meta Novia)