Sandiaga Uno: Sineas Lokal Harus Mampu Hasilkan Karya Unik dan Berkualitas

Farid Maulana Faqih, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 20:01 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara peluncuran trailer film 'Onde Mande' (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)
Share :

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), melalui Festival Film Bulanan di tahun kedua berupaya memfokuskan pada kegiatan aktivasi, distribusi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengantarkan karya-karya sineas lokal ke industri perfilman nasional bahkan internasional.

Untuk bisa memfasilitasi, menyediakan akses aktivasi, dan distribusi Kemenparekraf menggelar workshop bertema 'Menuju Industri Perfilman'.

Workshop ini diikuti oleh produser, sutradara/asisten sutradara, dan penulis naskah yang mewakili berbagai komunitas film dari wilayah Bali, NTT, NTB, dan sekitarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno berharap, workshop Festival Film Bulanan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya sineas lokal Indonesia agar menghasilkan karya-karya yang mampu bersaing, memiliki nilai jual serta mendapatkan dukungan dan manfaat nyata.

Menparekraf, Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

“Ada hal-hal yang menjadi perhatian seperti bagaimana supaya ide atau gagasan bisa berhasil diproduksi dengan baik menjadi karya film pendek yang tetap orisinal namun berkualitas dan unik. Kemudian bagaimana film pendek bisa disukai pasar dan bertemu dengan penontonnya," kata Sandi dalam keterangannya.

Kemudian lanjut Sandi, yang terpenting juga ialah bagaimana film pendek memiliki social impact serta dapat bermanfaat bagi yang terlibat di dalamnya.

"Terutama menjadikan para pelaku film daerah ini bisa memberikan feedback benefits bagi ekosistem ekonomi kreatif di daerah asalnya melalui berbagai kegiatan dan aktivasi," imbuh mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Hal senada disampaikan Koordinator Subsektor Film Direktorat Musik, Film & Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Imam Wuryanto.

Menurutnya, program workshop Festival Film Bulanan tak lain sebagai pemantik atau pemicu bagi para pelaku kreatif dan para sineas lokal daerah agar lebih merasakan, berani menggali dan mengelaborasi nilai, cerita dan potensi kreatif lokal yang dimiliki untuk diangkat dalam karya-karya filmnya sehingga berdampak pada munculnya gelombang tren dan inovasi karya film yang unik dan autentik.

“Harapannya, kegiatan workshop Festival Film Bulanan ini bisa memberikan efek berantai yang positif, menyehatkan, dan memperkuat ekosistem perfilman di daerah yang mandiri dan sejahtera. Selanjutnya, saya berharap kegiatan ini dapat menebalkan rasa percaya diri sineas daerah untuk memproduksi film secara berkelanjutan, berkolaborasi, berjejaring, bersaing dan mengukir prestasi pada level yang lebih tinggi,” ujar Imam.

Menparekraf, Sandiaga Uno (Foto: Kemenparekraf)

Kegiatan workshop Festival Film Bulanan Lokus 4 ini turut menghadirkan Produser Film, Abdul Manaf dan Sutradara /Dosen Jogja Film Academy, Jeihan Angga.

Turut hadir pula perwakilan Founder Festival Film Bulanan, Vera Damayanti dan Head of Marketing FlipFlop TV, Indra Agus Rahman selaku investor yang akan memberikan pendanaan dan pendampingan produksi film bagi proposal yang terpilih.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya