Digigit Anjing, Kenali Gejala Rabies Yuk!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 07:43 WIB
Rabies (Foto: India crest)
Share :

SAAT ini Kemenke sudah telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) rabies pada dua wilayah tersebut yaitu Kabupaten Sikka, NTT dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Sebab kasus rabies sekarang lagi marak di wilayah tersebut.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dr. Imran Pambudi, mengatakan ada 31.113 kasus di 2023 dan 95 karena gigitan anjing. Bahkan, ada 11 kasus kematian akibat kasus rabies tersebut.

 

"Ada juga beragam hewan liar yang bertindak sebagai reservoir virus di berbagai benua seperti rubah, rakun, dan kelelawar, tapi 95% karena gigitan anjing,” jelas dia seperti dilansir dari Sehat Negeriku.

Adapun status rabies di Indonesia dari 2020 hingga April 2023, rata-rata per tahun kasus gigitan sebanyak 82.634, kemudian yang diberi vaksin anti rabies hampir 57.000.

Sehubungan dengan ini, perlu diketahui seperti apa gejala rabies pada manusia?

Rabies pada manusia gejalanya pada tahap awal timbul demam, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, insomnia, sakit kepala hebat, sakit tenggorokan, dan sering ditemukan nyeri.

Setelah itu, gejala lain disertai rasa kesemutan atau rasa panas di lokasi gigitan, cemas, dan mulai timbul fobia yaitu hidrofobia, aerofobia, dan fotofobia sebelum meninggal dunia.

 BACA JUGA:

Perlu diketahui, dr. Imran menyebut sebagian besar kematian-kematian akibat rabies itu disebabkan karena terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan (Faskes). Mereka merasa hanya gigitan kecil dan tidak berdarah, sehingga mereka datang ke Faskes sudah pada kondisi parah, seringnya itu di atas 1 bulan setelah digigit.

 BACA JUGA:

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya