DESA Wisata Balleangin di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan atau Pangkep, Sulawesi Selatan sungguh indah dalam gugusan pegunungan karst. Ada beragam daya tarik wisata yang bisa dinikmati.
Balleangin sudah masuk dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) dan 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 yang diadakan Kemenparekraf.
BACA JUGA:
Untuk mencapai Desa Wisata Balleangin jarak tempuhnya sekitar 48 Km atau sekitar 1 jam 30 menit perjalanan menggunakan mobil.
Masyarakat Balleangin pada umumnya bekerja sebagai petani, pedagang dan peternak.
Sementara keindahan Balleangin memiliki landscape gugusan karst terbesar ke-2 setelah Cina Selatan. Karena Balleangin berada dalam gugusan karst sehingga banyak memiliki daya tarik wisata seperti Taman Batu yang berusia 5 - 15 juta tahun yang lalu.
BACA JUGA:
"Wisatawan dapat melakukan tracking dan berselfie ria dengan landscape batu karstnya yang unik. Selain itu juga, Balleangin banyak memiliki air terjun yang menambah keseruan berwisata," kata penggiat komunitas wisata Balocci, Amal seperti dilansir dari ANTARA, Senin (29/5/2023).
Hamparan sawah dan aliran sungai menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam menikmati nuansa pedesaan atau perkampungan. Sungai di Balleangin dapat dinikmati dengan River Tubing dan wisatawan juga dapat bersepeda mengelilingi Balleangin.
Selain potensi wisata alamnya, Kadis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pangkep, Syahrul Sipato mengimbuhkan, Balleangin juga punya budaya dan kuliner yang menarik, seperi Baruasa Tekko, Kopi Bulusaraung, Festival Budaya Koro-Korona Balocci, Kopi Kedelai dan masih banyak lagi yang lainnya.
Adapun prestasi yang pernah diraih desa ini adalah Local Heroes Geopark Maros Pangkep Tahun 2021.
Kemudian Pemuda Pelopor Wirausaha Muda Kategori Pariwisata Tahun 2021 dan Inovasi Daerah Tingkat Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan Inovasi Gerbang Paris Batas (Gerakan Pembangunan Pariwisata Berbasis Komunitas) Tahun 2021.
(Salman Mardira)