Menguak Asal-usul Nama Slawi, Daerah yang Terkenal dengan Kenikmatan Tehnya

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Selasa 23 Mei 2023 05:00 WIB
Tugu Poci, ikon Kota Slawi, Jawa Tengah (Foto: change.org)
Share :

SLAWI merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia, yang juga merupakan Ibu Kota dari Kabupaten Tegal. Daerah ini sangat terkenal dengan kenikmatan dan aroma tehnya.

Tak hanya sekadar nama, terdapat asal-usul dari nama kota ini yang diketahui bermula dari Candi Selawe yang kemudian banyak disebutkan menjadi Slawi. Lalu seperti apa cerita selengkapnya? Berikut ulasannya.

Dikisahkan bahwa anak Ki Gede Sebayu bernama Nini Dwijayanti yang terkenal cantik, cerdas, dan cekatan, memiliki kegemaran menunggang kuda dan membuat banyak orang makin kagum padanya.

Jika sudah di atas pelana kuda, Nini Jayanti memiliki kharisma tersendiri yang membuat banyak orang terkesima.

Pesonannya ini tentu membuat beberapa pria jatuh hati. Tak sedikit utusan yang datang dan menanyakan keadaan Nini.

Singkat cerita, Ki Gede Sebayu alias sang ayah harus melayani banyak orang yang sama-sama berharap dapat menyunting Nini Jayanti.

Di suatu senja Ki Gede lantas menanyakan tentang pendapat Nini atas banyaknya lamaran.

“Ketahuilah anakku, sudah banyak orang yang menanyakan dirimu. Kata mereka, Nini Jayanti sudah pantas bersanding dengan seorang jejaka yang tampan. Lantas, bagaimana pendapatmu sendiri?”

Alhamdulillah, Kalau betul banyak yang memandang saya berlebihan. Padahal rasanya masih harus belajar banyak perkara. Sedangkan soal perkawinan, pasti Ayahanda sudah menyimpan kebijaksanaan,” jawab Nini Jayanti dengan santun, tegas, dan jelas.

Ketika Jayanti masih kecil sering mendengar dongeng dan hikayat tentang sandiwara perkawinan. Apakah boleh dicontoh?

“Engkau sungguh cerdas, Jayanti. Dengan sayembara itu akan tampak adil dan pasrah kepada takdir Ilahi. Lantas, apakah sayembaranya?”

Barang siapa yang dapat menebang dan merobohkan pohon jati raksasa di gunung selatan akan dijadikan suami Nini Dwi Jayanti, tanpa melihat pangkat pria tersebut.

Untuk menghormati keberanian mereka dibuatlah perkemahan atau yang pada zaman dulu disebut dengan candi yang berarti ‘rumah’, di sekitar pohon jati raksasa. Tiap perjaka diberikan satu kemah sehingga ada 25 kemah di gunung selatan.

Satu per satu para perjaka itu memperlihatkan kehebatannya masing-masing.Setiap sore berduyun-duyun penduduk ingin menyaksikan robohnya jati raksasa.

Namun, setelah belasan hari belum ada tanda-tanda akan rubuhnya pohon tersebut. Setiap peserta telah berusa dengan sekuat tenaga tanpa henti untuk menjatuhkan pohon itu, tetapi juga maih nihil.

Pada hari terakhir, menjelang sore datanglah seorang santri diiringi sejumlah remaja yang santun-santun. Dia mengaku bernama Ki Jadug dan memohon izin mengikuti sayembara. Dia terlambat karena memang baru saja mendengar kabar di perjalanan.

Kemudian berkatalah Ki Gede Sebayu dengan nada rendah. “Baiklah. Silakan mencobanya. Mudah-mudahan Allah melimpahkan mukjizat-Nya kepadamu.”

Sejenak Ki Jadug berpamitan untuk berwudu, lantas bersembahyang dua rekaat disaksikan seluruh penonton yang berdebar.

Tidak lama kemudian, tampaklah Ki Jadug mengayunkan kampaknya dengan jurus silat yang hebat. Ternyata pada ayunan kelima pohon jati raksasa itu roboh perlahan-lahan tanpa menyentuh seorang pun di sekitarnya.

Ki Jadug adalah seorang bangsawan Mataram. Dia sengaja mengembara untuk berguru dan berdakwah. Setelah menikah dengan Nini Dwijayanti lantas menggunakan nama aslinya, Pangeran Purbaya.

Keduanya hidup bahagia dan dikenal sebagai tokoh terpandang di daerah Tegal. Adapun nama Candi Selawe yang berarti ‘candi’ atau rumah dua puluh lima buah’ itu lama-lama terucapkan Selawi atau Slawi seperti sekarang.

Pada tahun 1956, kota tersebut ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Tegal. Namun, Perpindahan Kantor Kabupaten Tegal ke Slawi baru berlangsung pada tahun 1986.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya