KEJADIAN kepala bayi putus saat dilahirkan sedang ramai dibahas di media sosial. Pihak keluarga berupaya untuk menempuh jalur hukum supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sejatinya, apa yang terjadi di Brasil soal kepala bayi putus saat dilahirkan di RS, bukan pertama kali terjadi di dunia. Di artikel ini MNC Portal akan beberkan 4 kejadian kepala bayi dipotong di rumah sakit dengan berbagai alasan di belakangnya.
Berikut 4 kisah menyedihkan kepala bayi putus dikutip dari New York Post, The Straits Times maupun MNC Portal:
1. Kejadian di Brasil (2023)
Kejadian paling baru terjadi Brasil. Ibu bayi nahas itu bahkan dilaporkan kini sulit tidur dan hampir tak bisa beraktivitas normal setelah tahu bayinya terputus kepalanya.
Adalah kisah Ranielly Coelho Santos. Pihak keluarga prihatin melihat kondisi Ranielly yang tidak lagi punya harapan untuk hidup usai bayi perempuannya meninggal dunia sesaat setelah dilahirkan dengan kondisi kepalanya terputus dan punya luka jahitan.
"Secara mental, saya bahkan gak bisa memberitahu gimana kondisi Ranielly sekarang. Adikku itu cuma bisa menangis dan menangis. Dia juga gak bisa tidur," cerita Aryane Santos, adik Ranielly, dikutip dari New York Post.
"Sekali pun dia bisa tidur, dia akan terbangun mendadak dan menangis kemudian, karena menganggap baru saja mendengar suara tangisan anaknya itu," tambahnya.
Keyakinan pihak keluarga bahwa bayi malang itu mendapati perlakuan malpraktik adalah karena suami Ranielly, Victor da Silva, melihat dengan jelas kalau mulut bayinya itu bergerak, pun matanya berkedip sesaat setelah kepalanya keluar dari alat genital ibunya.
2. Kejadian di Skotlandia (2014)
Diberitakan The Straits News, kejadian serupa pernah terjadi juga di Skotlandia pada 2014. Diberitakan bahwa ada seorang ibu hamil 25 minggu kedapatan bayinya sungsang di dalam rahim.
BBC melaporkan bahwa alasan pemutusan kepala bayinya karena kondisi sungsang. Jadi, dokter mengeluarkan badan bayinya terlebih dulu, tapi sayang si bayi kehilangan nyawa karena kepala terperangkap di dalam.
"Akibat kejadian itu, tim dokter memutuskan untuk terpaksa memutus kepala bayi lalu melakukan tindakan operasi caesar untuk mengeluarkan kepala bayi yang masih ada di dalam perut ibunya," jelas laporan tersebut.