Apa Itu Sifilis? Simak Gejala, Jenis dan Langkah Pengobatannya

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Selasa 16 Mei 2023 15:19 WIB
Kena sifilis (Foto: Nour health)
Share :

APA itu sifilis? Simak gejala, jenis dan langkah pengobatannya perlu dibahas dalam artikel kali ini. Sebab kasus sifilis melonjak naik dan banyak orang mengidapnya.

Apalagi Kementerian Kesehatan melaporkan kasus sifilis Indonesia melonjak dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2022). Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala mengarah ke sifilis.

 

Data kasus sifilis pada 2016 menunjukkan angka 12 ribuan, lalu di 2022 tembus ke angka 21 ribuan. Rerata penambahan kasus per tahunnya sebesar 17 ribu hingga 20 ribu kasus.

Lalu apa itu sifilis?

Sifilis merupakan penyakit menular seksual atau IMS yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Biasanya sifilis diawali dengan luka di sekitar alat kelamin, dubur, ataupun mulut. Awal kemunculan luka tersebut cenderung tidak disertai dengan rasa nyeri.

Dikutip dari Siloam Hospitals, sifilis lukanya tidak terasa nyeri, sifilis kadang tidak langsung disadari oleh penderitanya. Meski demikian, penderita sifilis tersebut tetap bisa menularkan infeksinya ke orang lain.

Bakteri yang dapat menyebabkan penyakit sifilis adalah jenis Treponema pallidum. Bakteri tersebut menginfeksi tubuh manusia melalui luka di alat kelamin, anus, bibir, maupun mulut.

Nah, penularan sifilis dipicu oleh aktivitas seksual yang dilakukan oleh penderitanya, seperti penetrasi, seks oral, atau seks anal.

Jika tidak ditangani sesegera mungkin, sifilis berisiko menyebabkan komplikasi penyakit lain, seperti kerusakan jantung, tumor, infeksi HIV, dan gangguan kehamilan serta persalinan bagi ibu hamil.

Apa saja gejalanya dan jenisnya?

1. Sifilis Primer

Gejala sifilis primer ditandai dengan munculnya luka pada alat kelamin, dubur, bibir, maupun mulut. Munculnya luka tersebut akan terjadi 10 sampai dengan 90 hari setelah bakteri Treponema pallidum masuk ke dalam tubuh.

Biasanya tempo pemulihan sifilis primer yaitu kurang lebih 3 hingga 6 minggu. Namun, bila sejak muncul luka tidak diobati, hilangnya luka ini justru menandakan infeksi telah berkembang ke tahap selanjutnya.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mendatangi dokter sesegera mungkin pada tahapan ini karena masih dapat ditangani dengan mengonsumsi obat tertentu sehingga sifilis tidak beralih ke tahap selanjutnya. Selain muncul luka, bisa juga ditemukan pembengkakan kelenjar getah bening di daerah selangkangan yang menandakan adanya reaksi sistem kekebalan tubuh melawan infeksi sifilis.

2. Sifilis Sekunder

Sifilis sekunder adalah tahapan yang akan terjadi beberapa minggu setelah luka di sekitar alat kelamin, dubur, bibir, atau mulut menghilang.

Gejala yang ditimbulkan dari sifilis sekunder yaitu munculnya ruam di beberapa bagian tubuh, seperti telapak tangan atau kaki. Di samping itu, penderita sifilis sekunder juga akan merasakan beberapa gejala lain, seperti:

1. Flu

2. Sakit kepala

3. Nyeri sendi

4. Demam

5. Merasa lelah secara berlebihan

6. Pembesaran kelenjar getah bening

7. Rambut rontok

8. Penurunan berat badan

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya