Dalam sebuah pernyataan pada Senin lalu, CSIRO mengatakan beberapa bagian kapal seperti buritannya telah rusak dan ruang kemudi sudah tidak ada lagi.
Badan sains pemerintah berharap pemetaan dan rekaman video dari peneliti tersebut bisa membantu mengungkapkan penyebab tenggelam kapal tersebut.
Pemetaan dilakukan dengan menggunakan multibeam echosounders dan dua sistem kamera bawah air mendapatkan video.
Kamera mengidentifikasi bagian dari nama kapal "STAR" di haluan kapal.
Crayfish, kawanan ikan, dan anjing laut berbulu juga terekam berenang di sekitar bangkai kapal.
(Salman Mardira)