Sebagai upaya antisipasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan bandara alternatif sebagai tempat parkir pesawat para delegasi, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bandara Lombok Praya, Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, dan Bandara El Tari di Kupang.
"Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, momentum ini diharapkan dapat menjadi pemantik untuk kembali dibukanya penerbangan internasional ke Labuan Bajo," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Badan Pariwisata Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina, di kesempatan yang sama memastikan para pelaku industri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat sangat semangat dan antusias menyambut event besar di Labuan Bajo.
Shana juga mengatakan, bahwa pihaknya telah memastikan seluruh destinasi dan kegiatan pariwisata di Labuan Bajo tidak ditutup. Namun hanya sedikit terbatas dan kini telah diantisipasi oleh sejumlah asosiasi serta pelaku industri.
"Para tamu yang datang juga sudah tahu akan ada event KTT. Intinya di Labuan Bajo saat ini semuanya sudah semakin terasa akan ada acara besar, pengamanan sudah datang semua. Teman-teman industri juga sudah mulai bersiap untuk menyambut tamu termasuk juga menyiapkan logistik yang diperlukan," kata Shana.
(Rizka Diputra)