MENGULIK siapa sebenarnya nenek moyang kucing di muka bumi ini. Kucing memiliki kehidupan unik dan sangat dekat dengan manusia.
Kucing termasuk hewan peliharaan populer di dunia dan dikenal setia dengan pemiliknya.
Kucing-kucing liar yang bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan memiliki kedekatan juga dengan hewan buas lainnya seperti harimau, dan macan. Namun apakah keduanya termasuk dari nenek moyang yang sama?
Lantas, siapa nenek moyang kucing sebenarnya?
Menguak Siapa Nenek Moyang Kucing
Nenek moyang dari kucing modern dipercaya adalah kucing purba Proailurus.
Mengutip dari laman Prehistoric Fauna, Proailurus hidup sekitar 25 hingga 20 juta tahun lalu di bumi. Proailurus hidup di akhir Periode Oligosen sampai awal Periode Miosen.
Spesies purbakala ini pertama kali ditemukan pada abad ke-19, tepatnya tahun 1879. Henri Filhol adalah penemu sekaligus pemberi nama.
Nama ‘proailurus’ sendiri berarti “sebelum kucing” atau “kucing pertama”.
Sejatinya, para ilmuwan belum mengetahui banyak hal tentang proailurus. Hanya saja mereka meyakini kalau spesies ini adalah nenek moyang dari seluruh kucing modern, mulai dari kucing rumahan yang kecil sampai harimau siberia yang besar.
Uniknya, beberapa ahli paleontologi berpendapat jika kucing purba ini termasuk anggota keluarga Feloidea. Kalau memang benar adanya, maka zaman dahulu kucing satu keluarga dengan luwak dan hyena.