CARLO Saba telah mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Rabu (19/4/2023). Vokalis Kahitna ini diketahui meninggal dunia di usia 54 tahun.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini diketahui meninggal dunia sekitar pukul 21.41 WIB malam di RS Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:
Kepergian Carlo Saba menyisakan duka mendalam bagi banyak orang. Bukan hanya rekan-rekannya di grup Kahitna saja, tetapi juga beberapa musisi lain dan juga para penggemar.
Carlo pun diketahui meninggal dunia lantaran penyakit jantung yang dideritanya, bahkan ia disebut baru dua hari lalu melakukan prosedur pemasangan ring jantung.
"Iya dua hari lalu (pasang ring jantung), dan sudah kelihatan tampak sehat," jelas Yovie Widianto, sahabat Carlo.
Operasi pemasangan ring sudah familiar jadi solusi pengobatan dari banyak pasien penyakit jantung.
Pemasangan ring pada jantung ini, umumnya dilakukan oleh tim dokter karena pasien yang bersangkutan mengalami penyumbatan pada arteri. Penyumbatan ini pada akhirnya mengakibatkan terjadinya penumpukan plak di dalam pembuluh darah.
Tapi jangan salah, pemasangan ring ini bukan berarti artinya masalah jantung yang diidap lalu langsung otomatis selesai. Disampaikan Dr. Candrati Sukardji, pasien bisa saja harus melakukan pemasangan ring untuk kedua kalinya, jika masih mengalami penyumbatan sebesar 30 persen.
Dokter Candrati juga memperingatkan kalau serangan jantung bisa kembali menyerang berulang di kemudian hari. Orang dengan riwayat penyakit jantung sejatinya memang punya risiko lebih besar mengalami penyumbatan. Meskipun sudah pasang ring bisa terjadi penyumbatan lain.
Serangan jantung salah satu kondisi mengerikan karena bisa berakibat mematikan. Parahnya, serangan jantung bisa menimpa siapa saja, tak kenal usia baik tua atau pun muda.
Mengutip Mayo Clinic, serangan jantung disebutkan biasanya terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol yang membentuk plak di arteri.
Plak di dalam arteri inilah yang bisa pecah dan membentuk gumpalan sehingga aliran darah tidak berjalan lancar dan menyebabkan serangan jantung.
Ada beberapa penyebab serangan jantung terjadi secara mendadak. Antara lain karena bangun tidur mendadak, cuaca ekstrem, polusi udara, pneumonia, emosi, hingga aktivitas seksual.
(Vivin Lizetha)