PADA awal 2020, virus Covid-19 menyerang hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bahkan banyak orang yang harus kehilangan keluarga tercinta karena terpapar virus tersebut.
Di tengah ramainya kasus Covid-19 yang melanda Indonesia, banyak tenaga kesehatan atau nakes yang menjadi garda terdepan membantu para pasien untuk bisa sembuh. Salah satunya adalah Bayu Prima Larosa seorang perawat yang bertugas sebagai relawan Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.
Bayu mengatakan dirinya bertugas di RSDC Wisma Atlet selama hampir 3 tahun. Dia pun menceritakan perjuangannya hingga bisa menjadi relawan Covid-19. Bahkan dia bersama relawan lain menempuh perjalanan dari Medan ke Jakarta hingga 6 jam.
"Saya daftar sebagai relawan lewat Kementerian Kesehatan Jadi tuh perjuangannya sangat panjang karena pas saya mau berangkat, Presiden Joko Widodo melakukan lockdown besar-besaran sehingga transportasi terhambat. Akhirnya Kemenkes kerjasama dengan PMI dan angkatan udara dijemput dengan pesawat milik AU di Bandara Kualanamu, Medan," ujar Bayu dalam Podcast Aksi Nyata bertajuk 'Kisah Perjuangan Mantan Relawan Covid 19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran', Rabu (19/4/2023).
"Tapi kita juga harus jemput relawan lain di Palembang, terus personel AU juga membagikan APD ke beberapa daerah sehingga perjalanan dari Medan ke Jakarta memakan waktu 5 jam," sambungnya.
Meski harus berjuang membantu pasien Covid-19, Bayu merasa senang karena bertemu dengan teman-teman nakes lain dari berbagai daerah dan sudah dianggap seperti keluarga.
"Di situasi seperti itu kita butuh saudara kan, jadi mereka sudah seperti saudara saya yang bikin semangat," jelasnya.