Apa Penyebab Lumpuh Layu Akut?

Kevi Laras, Jurnalis
Sabtu 15 April 2023 09:02 WIB
Anak lumpuh layu akut (Foto: The lancet)
Share :

KONDISI dengan anak lumpuh layu akut (Acute flaccid paralysis) atau disingkat AFP disebut sebagai penyakit neurologis yang jarang terjadi. Melansir dari Badan Kesehatan Inggris kejadian AFP biasanya disebabkan oleh peradangan sumsum tulang belakang, dikenal sebagai myelitis lembek akut (AFM).

Secara umum, dan dulunya AFP terjadi pada anak akibat virus Polio. Pada tahun 2018 - 2019 kasus AFP meningkat di Inggris yang beriringan dengan aktivitas enterovirus (EV) D68 di sana.

 

"Salah satu penyebab AFP adalah virus Polio. Lumpuh Layuh merupakan kelumpuhan sifatnya lemas, terjadi mendadak dalam 1-14 hari dan bukan disebabkan ruda paksa/ trauma yang dialami oleh anak usia < 15 tahun," keterangan dalam website Dinas Kesehatan Salatiga.

Melihat dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan penyebab dari AFP belum bisa dipastikan. Hal ini juga berdasarkan dari laporan Kementerian Kesehatan (KemenKes) bahwa kasus AFP di Jakarta sebanyak 42 harus menjalani tes laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Dengan melakukan vaksinasi (imunisasi), disebut sebagai langkah pencegahan untuk penyakit AFP maupun Polio. Vaksin Polio terdiri dari Oral Polio Vaccine (OPV), Polio oral Monovalen (mOPV3), dan Bivalen (bOPV).

"Pencegahan dengan vaksin Polio secara rutin sesuai jadwal, menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah makan," jelas dalam website.

 BACA JUGA:

Perlu diketahui, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menjelaskan jumlah 42 kasus, sebanyaknya 20 anak dinyatakan negatif Polio. Sementara sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

 BACA JUGA:

"Dari 42 sampel 20 bukan polio dan 22 masih tunggu hasil (laboratorium)," jelas dr Nadia kepada MNC Portal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya