2. Adanya Penumpukan Bakteri
Saat kondisi normal, mulut Anda umumnya akan hangat dan basah, ini menjadi kondisi ideal untuk membiakkan bakteri. Melansir dari Healthline, lebih dari 500 strain bakteri yang berbeda dapat ditemukan di mulut Anda, kebanyakan di permukaan atas lidah Anda dan di celah antara gigi Anda.
Saat puasa perkembangan bakteri semakin tak terkontrol lantaran air liur yang diproduksi kelenjar liur tak sebanyak saat kondisi normal. Ini menyebabkan pelepasan senyawa sulfur yang mudah menguap (VSC), gas yang membuat napas Anda bau.
-Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa
1. Konsumsi Air Minum
Saat berpuasa, pastikan untuk asupan air mineral tercukupi setiap harinya. Namun, bukan berarti harus minum air beberapa gelas sekaligus. Anda bisa membagi waktunya sebanyak tiga kali, seperti saat buka puasa, sebelum tidur, dan juga saat sahur.
Dengan begitu, Anda bisa menjaga kondisi mulut supaya tidak kering, yang menyebabkan kuman penyebab bau mulut mudah untuk berkembangbiak.