Setibanya di rumah sakit, ahli bedah langsung menjalankan serangkaian tes termasuk CT scan, sinar-X, dan ultrasonografi (USG). Dokter bedah kemudian memutuskan, gadis itu harus segera dioperasi karena pontel tersebut tak bisa dikeluarkan dari perut jika hanya dengan metode yang tidak terlalu invasif, seperti endoskopi, melansir New York Post, Jumat (7/4/2023).
(Foto: Gwalior Medical College)
Untungnya, dikatakan ketua ahli bedah Dr. Naveen Kushwah, setelah operasi dua jam yang melelahkan, tim dokter berhasil mengeluarkan ponsel dari tubuh sang gadis. Pasca operasi, gadis remaja itu dilaporkan dalam kondisi stabil, meski menerima kurang lebih 10 jahitan di tubuhnya.
(Rizky Pradita Ananda)