Shana menyebut penanggung jawab dari kegiatan itu adalah Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Luar Negeri yang membentuk kepanitiaan nasional, dan BPOLBF sebagai panitia lokal yang juga ikut membantu kelancaran di daerah.
Dia berharap para wisatawan tetap dapat melakukan aktivitas wisata seperti biasa baik di dalam kota, di pelabuhan, dan di destinasi wisata yang ada.
Shana juga mengajak semua pihak untuk menjaga privasi para tamu dengan tidak mengambil foto tanpa izin. Lalu, dia meminta agar interaksi atau diskusi dilakukan seperlunya saja karena tidak semua tamu suka mengobrol.
"Kita sebagai tuan rumah harus menggunakan momentum ini untuk menunjukkan servis terbaik, menawarkan produk terbaik," kata Shana.
(Salman Mardira)